Elpiji Langka, Pertamina Makassar Tambah Stok Jelang Idul Adha

Gas Elpiji langka di Kota Parepare

Terkini.id, Makassar – Jelang Idul Adha, konsumsi gas elpiji di wilayah Sulawesi Selatan mengalami peningkatan. Kelangkaan juga terjadi.

Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII sudah telah mengantisipasi kondisi itu dengan memberikan tambahan suplai sebesar 2 persen dari rata-rata penyaluran atau sekitar 80 ribu tabung per hari.

“Kami sudah antisipasi adanya peningkatan komsumsi. Jadi di wilayah Kota Makassar, rata-rata penyaluran LPG 3 kg sebanyak 493,66 mt/hari atau 164,553 tbg/hari,” jelas Officer Communication & Relation Pertamina MOR VII, Haris Y dia, Jumat 2 Agustus lalu.

Terkait terjadinya kelangkaan gas elpiji di pasaran, Pertamina justru menegaskan bahwa stok masih aman.

Imbauan pun dilayangkan kepada masyarakat supaya membeli gas elpiji sesuai kebutuhan dan peruntukannya.

“Pertamina arahkan masyarakat untuk langsung membeli di pangkalan saja. Diharapkan juga kepada masyarakat mampu, pengusaha menengah atas dan ASN untuk membeli elpiji non subsidi, karena Elpiji 3 kg, peruntukkannya untuk masyarakat miskin dan pengusaha mikro,” ujarnya

PT Pertamina (Persero) mengklaim, penyaluran gas elpiji tetap stabil, dan stoknya aman.

Haris mengungkapkan, rata-rata penyaluran LPG 3 kilogram sebanyak 493,66 metrik ton per hari atau 164.553 tabung per hari.

Komentar

Rekomendasi

PII Pusat Gelar Rapat Pleno Awal Tahun di Gedung Griya Rekayasa Indonesia

Sikapi Isu Lingkungan, Makassar Digital Valley Bikin Program Spesial ‘Green Network’

Kondisi TPI Paotare Memperihatinkan, Ini Rencana Pemkot Makassar

Dokumen Ini Jadi Hambatan Penindakan Gudang Dalam Kota di Makassar

NasDem Akan Gelar Turnamen Mobile Legends dan PUBG di Makassar

Pelantikan 3 Perusda Menunggu SK Pemberhentian Calon Direksi sebagai Pengurus Partai

Danny Pomanto Didorong Maju Jalur Perseorangan di Pilwali Makassar

KPU Makassar Buka Pendaftaran Calon PPK, Dilakukan Secara Online

Tak Mampu Capai Target, Bukti Sebut PD Parkir Makassar Raya Tak Berdaya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar