Emosi Sesajen Ditendang, Wanita Hindu: Kalau Gue Tendang Sajadah Pasti Dibilang Penistaan Agama

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita beragama Hindu tampak emosi melihat peristiwa sesajen di Semeru ditendang dan dibuang, viral di media sosial.

Video wanita Hindu tampak emosi mengetahui sesajen ditendang itu viral usai diunggah pengguna Twitter Leonita_Lestari, seperti dilihat pada Jumat 14 Januari 2022.

Dalam narasi cuitannya, netizen itu menyindir Kapolri Jenderal Listyo Sigit terkait kemarahan wanita Hindu soal sesajen tersebut.

Baca Juga: Pemuka Hindu: Kata Kafir Bukan Penghinaan, Dalam Hindu Disebut Nastika

“Pak, ini yang perempuan aja sudah berani lho, Pak ListyoSigitP. Pak ListyoSigitP. Pak ListyoSigitP. Yah… ngga denger juga,” cuit netizen Leonita_Lestari.

Dilihat dari video itu, tampak wanita beragama Hindu itu mengaku sakit hati bahkan terhina saat melihat sesajen yang menurutnya adalah alat ritual ibadah agamanya disebut sesat dan syirik.

Baca Juga: Rusak Sesajen Umat Hindu, Oknum Warga: Saya Komitmen dengan Pancasila

“Masalah sesajen, gue sebagai Hindu gue sakit hati bahkan gue merasa terhina ketika alat ritual ibadah kami dibilang sesat lah, syirik lah, pemuja setan lah,” ujar perempuan tersebut.

Ia pun lantas membandingkan hal itu dengan sebuah contoh jika dirinya menendang sajadah pakai kaki. Menurutnya, pastinya aksinya itu akan dianggap sebagai penistaan agama.

“Dengar yah, gimana kalau misalnya gue videoin ada sajadah kotor terus gue suruh bersihin sama pembantu gue tapi gue tendang pakai kaki? Gue yakin lu bilang gue penista agama,” tuturnya.

Baca Juga: Rusak Sesajen Umat Hindu, Oknum Warga: Saya Komitmen dengan Pancasila

Hal itu pun, kata sang wanita Hindu, sama halnya dengan sesajen ditendang di mana menurutnya aksi tersebut juga merupakan bentuk penistaan agama.

“Sama, yang lu lakukan itu adalah penistaan agama buat orang yang berkeyakinan dengan sesajen. Paham gak lu semuanya!,” ucapnya dengan nada tinggi.

Wanita Hindu itu pun kemudian menyinggung soal toleransi dan menyindir apabila ada pihak mayoritas yang merasa tersinggung dengan pernyataannya soal sesajen ditendang itu.

“Apa yang kalian bilang toleransi? Kenapa? Lu ngamuk sekarang gua ngomong? Karena gua bukan mayoritas? Justru karena lu mayoritas lu toleransinya tinggi. Paham!,” tegasnya.

Bagikan