Evaluasi Kerja Detektor Covid-19, Danny Pomanto: Ada Potensi Orang Bisa Mati Tiba-tiba

Evaluasi Kerja Detektor Covid-19, Danny Pomanto: Ada Potensi Orang Bisa Mati Tiba-tiba

K
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyampaikan hasil evaluasi terhadap kerja tim Satgas Detektor Covid-19 selama 2 hari bertugas.

“Kita harus evaluasi, masa ada program tak kita evaluasi,” kata Danny Pomanto, Senin, 12 Juli 2021.

Berdasarkan hasil kerja Detektor Covid-19 selama 2 hari, Danny mengatakan ada sekitar 48.587 orang yang telah melakukannya pemeriksaan. Mereka yang berada di bawah saturasi ada sekitar 2.522.

“Itu tinggi sekali ada potensi orang bisa mati tiba-tiba. Ini tidak didapatkan kalau tidak ada detektor,” kata Danny.

Mereka yang demam di atas 38 derajat celcius ada 628 orang. Hal itu, kata dia, tak terlalu bermasalah.

“Yang bahaya adalah saturasi di bawah 90 persen pada 2522 warga. Semua ini sudah dilaporkan,” ungkapnya.

Selama ini, kata Danny, pihaknya hanya menunggu data di rumah sakit. Dengan kehadiran Detektor Covid-19, data tersebut bisa didapatkan lebih cepat dan akurat.

“Selama ini kita tunggu-tunggu saja data di RS, orang sakit, mati, sembuh. Di mana di bawah (kondisi masyarakat) tidak pernah diketahui,” cetusnya.

Sebab itu, Danny menekankan pentingnya penanganan Covid-19 di Makassar berbasis pada data. 

“Tugas Detektor Covid-19 ini penting sekali untuk mengetahui kesehatan masyarakat,” paparnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.