Facebook Dating, Aplikasi Cari Jodoh Facebook yang Batal Diluncurkan

Terkini.id, Jakarta – Facebook menghadirkan sebuah aplikasi berkencan atau facebok dating yang bisa digunakan untuk berkencan hingga mencari jodoh.

Namun, Facebook Dating ini batal diluncurkan di Eropa kemarin karena pihaknya dianggap gagal dalam memenuhi dokumen terutama untuk isu privasi yang diwajibkan secara hukum.

Sebelumnya, Irish Data Protection Commission (DPC) sudah mengirim agen ke kantor Facebook Dublin untuk mendapatkan dokumen pelengkap, namun Facebook gagal mempersiapkan.

Dalam sebuah pernyataan di situs webnya, DPC mengungkapkan bahwa Facebook pertama kali mengontaknya tentang peluncuran fitur kencan di Uni Eropa pada 3 Februari.

“Kami sangat khawatir dengan apa yang dikabarkan oleh Facebook Irlandia tentang fitur baru ini, mengingat mereka berniat akan meluncurkannya besok, 13 Februari 2020.

Kekhawatiran kami semakin diperparah oleh fakta bahwa tidak ada informasi / dokumentasi yang diberikan kepada kami pada 3 Februari sehubungan dengan Data Protection Impact Assessment (Penilaian Dampak Perlindungan Data atau DPIA) atau proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh Facebook Ireland.”

Facebook telah mengungkapkan rencananya untuk masuk ke dalam aplikasi kencan pada Mei 2018, mengikuti ide Tinder yang lebih dahulu maju ke publik.

Ia melanjutkan uji coba peluncuran produk di Kolombia beberapa bulan kemudian. Secara bertahap makin banyak negara di Amerika Selatan dan Asia yang menyusul.

Aplikasi ini juga diluncurkan di Amerika Serikat pada musim gugur lalu dan didenda USD 5 miliar atau sekitar Rp 68 triliun oleh FTC, Otoritas perlindungan konsumen dan bisnis Amerika, lagi-lagi terkait isu privasi.

Akhirnya, Facebook Dating pun memilih untuk mundur sejenak dan mempersiapkan dokumen agar bisa diterima di Eropa.

“Facebook Ireland memberi tahu kami tadi malam bahwa mereka telah menunda peluncuran fitur ini,” lanjut pernyataan DPC.

Sementara itu, Tech Crunch pun telah menghubungi Facebook untuk memberikan komentarnya terkait masalah ini. Juru bicara Facebook pun menanggapinya sebagai berikut:

Sangat penting bahwa kami untuk bisa meluncurkan Facebook Dating sehingga kami mengambil sedikit lebih banyak waktu guna memastikan produk kami siap untuk pasar Eropa. Kami bekerja dengan hati-hati untuk menciptakan perlindungan privasi yang kuat, dan menyelesaikan DPIA sebelum peluncuran yang diusulkan di Eropa.

Komentar

Rekomendasi

Dokter Sekaligus Komandan Penanganan Corona Jatim Ungkap Kelemahan Covid-19

Tanpa Gejala, Kepala Bandara Hasanuddin Makassar Positif Corona

Imbas Corona, Maskapai di Indonesia Terancam Bangkrut dan PHK Karyawannya

Beredar Video Satpam Terkapar di Pinggir Jalan, Ternyata Hipertensi Bukan Corona

Salut, Sejumlah Pemuda Beri Bantuan Uang untuk Tunawisma di Tengah Wabah Corona

Update Kasus Corona di Sulsel, 33 Positif, 4 Meninggal Dunia

Sempat Tulis Pesan untuk Jokowi, Satu Jurnalis PDP Corona Meninggal Dunia

Badan Gemetar dan Tak Sadarkan Diri, Pria Ini Dievakuasi Petugas Medis Corona

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar