Terkini.id, Makassar – Ketua LBH Apik Makassar Rosmaiti Sain menilai pelecehan seksual verbal yang dialami calon Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi adalah bentuk kekerasan seksual berbasis online.
Terlebih, pelecehan tersebut bersamaan dengan momen kampanye anti kekerasan terhadap perempuan yang dimulai dari 25 November hingga peringatan Hari HAM Internasional 10 Desember nanti.
“Waktunya perempuan diberi ruang untuk berkontestasi, tidak boleh ada pelecehan pada perempuan. Mari kita berkampanye secara sehat, jangan ada perlakuan atau kekerasan terutama kekerasan verbal,” ujar Rosmiati, Sabtu, 28 November 2020.
Terkait salah satu oknum pendukung paslon Cawalkot Makassar yang melontarkan kalimat tak senonoh untuk menyerang figur calon wakil nomor urut satu ini.
Menurut Rosmiati, ada banyak tantangan yang dihadapi ketika perempuan masuk ke ranah publik.
- DPRD Makassar Desak Dinas Pendidikan Larang Acara Perpisahan Siswa di Luar Sekolah
- BSI Gerakkan 10 Ribu Perempuan Selamatkan Bumi Lewat Aksi Tanam Pohon
- Pemprov Sulsel Matangkan RKPD 2027, Fokus Tekan Stunting dan Lindungi Kelompok Rentan
- Gubernur Sulsel Usulkan Sejumlah Proyek Jalan dan Jembatan Strategis ke Kementerian PU
- PT Vale Tanam Pohon dan Gaungkan Hemat Energi di Hari Bumi 2026, Komitmen Hijau yang Kuat di Area Operasi Morowali
Terlebih, ketika ikut dalam kegiatan politik, seperti ikut dalam kontestasi pemilu ataupun pilkada.
Budaya patriarkhi, kata Rosmiati, menjadi tantangan berat bagi perempuan di tengah kandidat lainnya yang didominasi kaum pria.
“Ketika perempuan bisa melewati tantangan tersebut berarti satu keberhasilan yang luar biasa. Berbeda pilihan itu biasa karena perbedaan itu anugerah yang penting bukan pembedaan, karena pembedaan itu adalah diskriminasi,” tutur Rosmiati.
Rosmiati menambahkan, aksi kekerasan berupa ajakan seksual berbasis online ini pelakunya dapat dijerat menggunakan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
“Saling menyoroti dan mendebati sebenarnya itu biasa yang masalah adalah black campaign dan menjadi tugas Bawaslu untuk menilai karena pasti ada indikator penilaian,” tutup Rosmiati.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
