Masuk

Fenomena Ibu-ibu Ramai Beli Baju Baru di Pasar, Megawati Sebut Perekonomian Indonesia Perlu Diteliti Lebih Lanjut

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Bukan hal baru jika menyaksikan fenomena ibu-ibu ramai beli baju baru di pasar, apalagi menjelang lebaran. Terkait fenomena ini, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri mengatakan bahwa perekonomian Indonesia perlu diteliti lebih lanjut.

Megawati Soekarnoputri menyebut perekonomian Indonesia perlu diteliti lebih lanjut dikarenakan dirinya mengaku bingung karena fenomena ibu-ibu sibuk antri di pasar untuk beli baju baru, namun di sisi lain masih menyempatkan diri mengantri minyak goreng.

Megawati yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengaku bingung dengan fenomena seperti ini, pasalnya minyak goreng tengah langkah dan mahal namun para ibu rumah tangga masih sempat mengantri baju baru di pasar.

Baca Juga: Megawati Soekarnoputri Belum Putuskan Usungan Capres 2024 di HUT PDIP ke-50

“Saya lihat di pasar-pasar sekarang akibat sudah dilepaskannya PPKM, ibu-ibu berbondong-bondong beli baju baru dan sebagainya, padahal di sisi lain bingung, mereka antri minyak goreng”, ujar Megawati, dikutip dari laman Kompas.com, Rabu 20 April 2022.

Menurut Megawati, fenomena ibu-ibu ini perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kondisi perekonomian Indonesia yang sebenarnya.

Dia menilai saat seperti inilah peranan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) dibutuhkan untuk melihat potret ibu-ibu seperti ini di masing-masing daerah. Hal ini dimaksudkan agar setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah menjadi lebih terukur.

Baca Juga: Capres PDIP Dikabarkan Akan Diumumkan Oleh Megawati Soekarnoputri

Menurut Megawati, alasan lain mengapa penting melakukan riset karena untuk mengetahui arah perekonomian Indonesia, apakah memang jatuh ke jurang depresi atau tidak.

“Ini harus diriset, mengapa? Apakah benar kita jatuh kea rah depresi?”, sambungnya.

Dia pun kembali mengatakan bahwa ketika pandemi Covid-19 terjadi dan Presiden Jokowi meminta pendapatnya terkait hal tersebut. Megawati meyakinkan presiden bahwa Indonesia mampu bangkit dari keterpurukan.

Hal ini disampaikan dengan berkaca pada keadaan saat terjadi krisis moneter dan saat itu dirinya menjababat sebagai Presiden 2001-2004.

Baca Juga: Politikus PDIP Bocorkan Kisah Perseteruan Antara SBY dan Megawati

“Saya bilang jangan takut, saya sudah menghadapi krisis global keuangan, dan kita Indonesia survive”, imbuhnya.