Ferdinand Tanggapi Penyataan Refly Harun: Yang Membahayakan itu Orang Mengaku Beragama, Tapi Malah Menjual Agamanya

Ferdinand Tanggapi Penyataan Refly Harun: Yang Membahayakan itu Orang Mengaku Beragama, Tapi Malah Menjual Agamanya

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, JakartaFerdinand Hutahaean pegiat media sosial, menanggapi pernyataan lama yang diucapkan oleh Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun.

Pada bulan Oktober 2021 lalu, Refly secara blak-blakan mengajak masyarakat Indonesia untuk mewaspadai China yang disebutnya mayoritas tidak beragama.

Diketahui pula bahwa peringatan ini beriringan dengan kabar yang menyebut bahwa pemerintah China meminta aplikasi Quran Majeed dihapus dari App Store.

Dia pun mengingatkan, China adalah negara yang kerap bekerjasama dengan Indonesia. Oleh karena itu, tak menutup kemungkinan umat Islam di Indonesia bakal terancam dengan hadirnya China.

“Negara yang paling sering kita ajak kerja sama. Hati-hati dengan China, karena negara yang mayoritasnya tidak beragama,” ujarnya melalui kanal Youtube Refly Harun.

Baca Juga

Pengacara tersebut lantas menyinggung rekam jejak buruk China dalam memperlakukan etnis Muslim, Uighur.

“Tapi persoalan lainnya adalah dia melakukan genosida terhadap etnis Uighur, etnis yang merupakan etnis muslim di China,” jelasnya.

Apalagi, lanjut, Refly, banyak pihak yang cemas dengan pergerakan Islam di dunia saat ini. Dilansir dari Galamedia. Minggu, 2 Januari 2022.

Sementara Indonesia secara global, merupakan negara dengan populasi muslim terbesar.

 “Bayangkan, kita punya hobi bekerjasama dengan China yang punya track record justru meminggirkan Islam, Oh jangan-jangan kita juga,” ucapnya.

“Kalau China agak sentimen dengan Uighur, ya mungkin saja, karena banyak sekarang orang yang khawatir dengan Muslim movement,” tandasnya.

Menanggapi ucapan lama tersebut, Ferdinand mengatakan bahwa yang berbahaya bukanlah orang China.

Menurutnya, yang berbahaya adalah orang mengaku beragama namun menjual agamanya untuk mencari makan.

 “Yg paling membahayakan itu adalah org yg mengaku beragama, tp menjual agamanya untuk cari makan atau menjadikan agamanya sebagai alasan membunuhi yg lain yaitu Teroris,” katanya melalui akun Twitter @FerdinandHaean3.

“Saya belum satu kalipun merasa terancam olh org tak beragama, tp merasa terancam olh org beragama sdh sering,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.