FPI Dibubarkan, NU: Alhamdulilah Puasa Pertama Tanpa Mereka Sejak 1998

Terkini.id, Jakarta – Pengurus Cabang Istimewa NU Amerika, Akhmad Sahal mengucap syukur karena ramadhan kali ini, organsiasi masyarakat Front Pembela Islam (FPI) telah dibubarkan.

Sahal mengatakan hal ini melalui cuitan yang ia bagikan melalui akun Twitter miliknya.

“Alhamdulillah untuk pertama kalinya sejak 1998 Ramadhan tanpa FPI,” tulis Sahal, dikutip dari @sahal_AS, Senin, 12 April 2021.

Baca Juga: Kapolri Copot 3 Jenderal Buntut Kasus Brigadir J, Eks Pengacara...

Menanggapi hal ini, warganet menyinggung perihal perilaku kebiasaan organisasi FPI yang biasa mengamankan orang-orang yang tak puasa.

“Baguslah jadi gak ada yang sok-sokan sweeping, biarin aja yg gak puasa,” ujar warganet.

Baca Juga: Dianggap Dikhianati Elite Politik dan Masuk Penjara, Adi Prayitno Sebut...

“Mudah mudahan gak ada orang orang sok “jago yang swipping” tutur warganet lainnya.

“Yang bubarin maksiat udah ga ada, sisa yang suka bubarin pengajian sama dangdutan,” warganet lainnya.

Tak hanya warganet, pegiat media sosial, Denny Siregar sempat menyindir aktivitas FPI yang biasanya melakukan sweeping saat bulan suci Ramadan tiba. 

Baca Juga: Dianggap Dikhianati Elite Politik dan Masuk Penjara, Adi Prayitno Sebut...

Mengutip dari Netral, salah satunya dengan menertiban warung makan yang buka di siang hari di bulan puasa.

“Kelak di bulan Ramadhan thn 2045, gua cerita ke cucu. ‘Dulu cu, ada ormas yang sukanya sweeping orang makan di bulan puasa. Seolah puasa urusannya hanya makan dan minum’, ‘Nama ormasnya FPI ya tok ?’. ‘Kok tau?’. ‘Ada di buku pelajaran PMP, kisah ormas terlucu sepanjang masa’,” tulis Denny di akun Twitternya.

Bagikan