FPI Disebut Bawa Senjata Saat Demo, Eko Kuntadhi: Kekerasan Jalan Ninja Mereka

FPI Disebut Bawa Senjata Saat Demo, Eko Kuntadhi: Kekerasan Jalan Ninja Mereka

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi menanggapi soal informasi yang menyebutkan massa Front Pembela Islam (FPI) membawa senjata tajam saat hendak melakukan aksi demo di depan Istana Negara.

Lewat cuitannya di Twitter, Jumat 18 Desember 2020, Eko Kuntadhi awalnya menyinggung ceramah-ceramah yang kerap disampaikan para pentolan FPI.

Ia pun mengatakan bahwa ceramah para petinggi FPI tersebut kerap bernada hasutan, ujaran kebencian, dan ajakan kekerasan.

Lantaran ceramah itu, kata Eko, orang-orang pun banyak yang termakan hasutan dan lantas melakukan tindakan kekerasan.

“Orang-orang terbakar akibat ceramah-ceramah hasutan, ujaran kebencian dan ajakan kekerasan dari para pentolan FPI,” cuit Eko Kuntadhi.

Baca Juga

Ia pun menilai hal itu sudah merupakan bukti bahwa kekerasan adalah prinsip dari ormas Islam tersebut.

“Ini adalah bukti bahwa kekerasan adalah jalan ninja mereka,” tuturnya.

Oleh karenanya, menurut Eko bukan suatu hal yang aneh jika massa FPI kedapatan membawa senjata tajam seperti pistol, parang, anak panah maupun jenis senjata lainnya.

“Jadi jika mereka kedapatan membawa pistol, parang, anak panah atau senjata lainnya. Itu bukan hal aneh,” ungkapnya.

Sebelumnya, informasi terkait massa FPI membawa senjata tajam saat hendak melakukan aksi demo 1812 di depan Istana Negara dibagikan pegiat media sosial Denny Siregar.

Hal itu disampaikan Denny Siregar lewat cuitannya di Twitter pada Jumat 18 Desember 2020.

Dalam unggahannya, Denny membagikan foto tangkapan layar yang ia beri keterangan bahwa polisi telah menemukan sejumlah senjata tajam dari tangan anggota FPI yang hendak masuk ke Jakarta untuk melakukan aksi demo tersebut.

“Sebuah mobil yang berisikan anggota FPI disetop polisi di Nagreg Cicalengka. Mereka mau demo di Jakarta besok. Perhatikan bawaannya, senjata tajam dan busur panah. Mereka ini memang pengen bikin kerusuhan di Jakarta,” cuit Denny Siregar.

Pada unggahan berikutnya, Denny membagikan foto tangkapan layar yang memperlihatkan seorang pemotor juga kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau dapur di tasnya.

“Dua orang lagi naik motor juga tertangkap razia DivHumas_Polri di jl Dharmawangsa, Jakarta. Kemungkinan mereka sedang bersiap untuk demo besok. Lagi-lagi bawa senjata tajam,” tulisnya menandai Twitter Polri.

Lantaran hal itu, ia pun menilai bahwa massa FPI sedang mempersiapkan skenario kerusuhan dalam aksi demo tersebut.

Skenario itu, kata Denny Siregar, disiapkan massa FPI karena mereka ingin melakukan aksi balas dendam terhadap aparat kepolisian yang telah menembak mati enam orang laskarnya.

“Skenario rusuh oleh FPI sedang disiapkan. Hati-hati, mereka sedang coba balas dendam ke aparat,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.