Terkini.id, Jakarta – Anggota DPP FPI Amir Hasanuddin melaporkan Dai Ahmad Muwafiq alias Gus Muwafiq ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Namun, laporan tersebut ditolak oleh Bareskrim Polri lantaran berkas yang diajukan oleh pelapor masih dinilai kurang.
“Terjemahan. Soalnya pidatonya kan bahasa Jawa,” ujar Kuasa Hukum Amir Hasanuddin, Azis Yanuar, seperti dilansir dari Tempo, Selasa, 3 Desember 2019.
Atas penolakan tersebut, Azis Yanuar mengatakan bahwa pihaknya sudah menghubungi penerjemah tersumpah yang paham dengan bahasa Jawa.
“Insya Allah besok jadi, kami akan ke sini lagi,” ujar Azis.
- Singgung Anak-Anak Pakai Bendera Palestina, Gus Muwafiq: Tidak Bangga Dengan Bangsa Sendiri
- Bolehkan Praktik Susuk, Gus Muwafiq: Untuk Perlindungan, Sama Seperti Imunisasi, Biarkan Saja!
- Gus Muwafiq Sebut Sajen Tidak Dilarang Islam: Memang Makanan Untuk Makhluk Halus!
- Singgung Muslim yang Anti China, Gus Muwafiq: Mereka Kena Hoax, Korban Micin!
- Sebut Nabi Muhammad Lari Saat Bertemu Jibril, Gus Muwafiq Dihujat Santri: Ngapain Lari-Lari? Nyari Minyak Langka?!
Diberitakan sebelumnya, Gus Muwafiq dilaporkan ke polisi karena isi ceramahnya soal masa kecil Nabi yang dinilai menghina Nabi Muhammad.
Ceramahnya tersebut viral di media sosial usai diungggah oleh pihak tertentu lewat sebuah video berdurasi 47 detik.
Dalam video ceramahnya, Gus Muwafiq menceritakan tentang kelahiran Nabi Muhammad dan kehidupannya di masa kecil.
Gus Muwafiq menyebut Nabi lahir biasa saja. Sebab jika terlihat bersinar maka ketahuan oleh bala tentara Abrahah. Selain itu, ia juga menyebut Nabi saat kecil rembes karena ikut kakeknya.
Ceramahnya itu pun sontak menuai kritikan dari sejumlah pihak. Namun, Gus Muwafiq telah meminta maaf jika ucapannya dalam video ceramahnya tersebut menyinggung umat Islam.
Lewat video klarifikasinya, Gus Muwafiq mengatakan tak ada maksud menghina siapapun apalagi Nabi. Dirinya mengaku sangat mencintai Rasulullah.
“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, tidak ada maksud menghina. Mungkin hanya inilah cara Allah menegur agar ada lebih adab terhadap Rasulullah, dengan kalimat-kalimat yang sederhana, tetapi beberapa orang menganggap ini kalimat yang cukup berat,” kata Gus Muwafiq dalam video klarifikasinya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
