Terkini.id, Makassar – Tim Pramac harus puas dan terima kenyataan bahwa kedua pembalapnya yaitu Jack Miller dan Bagnaia tidak bisa menyelesaikan balapan di MotoGP Emilia Romagna 2020, Minggu 20 September 2020.
Jack Miller keluar dari lintasan dan kembali ke paddock pada lap ketujuh karena motornya macet setelah pelindung kaca helm pembalap dari Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo ke airbox GP20nya.
Begitupun kecelekaan yang dialami oleh Bagnaia masih berhubungan dengan pelindung kaca helm yang berserakan di lintasan.
Bagnaia menduga menabrak plastik itu hingga membuatnya terjatuh di tikungan keenam, sementara saat itu ia sedang berada diposisi terdepan.
Hal pertama yang saya pikirkan saat jatuh adalah saya benar-benar ingin motor segera dibawa ke kotak untuk melihat apa yang terjadi. Karena terlalu aneh, jatuhnya, “kata Bagnaia. Dikutip dari Crash.
- Dugaan Perampasan Alat Kerja Wartawan di Jeneponto, Ketua IWO Sulsel, Ini Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Pers
- Bersama Menhaj RI, Wali Kota Munafri Sambut Jemaah Haji Kloter 17 Debarkasi Makassar
- Pilu, Bocah di Bulukumba Menangis Histeris Ibunya Meninggal Terlindas Truk Tronton Pengangkut Ekskavator
- Ponpes VTHQ Malino Wisuda 52 Santri, Direktur: Alumni Kami Banyak Diterima di Berbagai Kampus Ternama
- Perkuat Link and Match dengan Industri, Polbangtan Kementan dan Syngenta Buka Peluang Karier bagi Mahasiswa dan Alumni
Jadi sepertinya saya menyentuh sesuatu, seperti sobekan atau sesuatu yang kotor di jalurnya. Satu-satunya hal yang bisa terjadi adalah ini, karena jika tidak seperti ini, saya sedikit takut untuk balapan berikutnya, karena menabrak seperti ini tanpa peringatan dari lap sebelumnya sangat aneh. ” Lanjut Bagnaia.
Jika itu memang benar sobekan, itu berarti kedua pembalap Pramac gagal finish dikarenakan selembar plastik transparan.
Rekan setimnya Jack Miller terpaksa mundur setelah salah satu sobekan Fabio Quartararo tersedot ke dalam asupan mesinnya selama balapan, memblokir filter udara.
Namun dengan begitu, ini adalah akhir balapan yang sangat mengecewakan bagi tim terutama para pembalap.
“Untuk pertama kalinya saya sangat kuat disetiap sesi, kalah dalam balapan seperti ini sangat mengecewakan, ” Ujar Bagnaia.
Ini juga bukan kekecewaan besar pertama yang dialami Bagnaia musim ini, kehilangan podium di Jerez karena masalah mesin, kemudian kakinya patah saat latihan di Brno.
Tapi meski masih berjalan dengan bantuan kruk, pembalap muda Italia itu unggul dari pembalap Ducati lainnya dalam hal kecepatan dikedua balapan Misano.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
