Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi Amankan Dua Aktor Illegal Logging

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
FT alias Abang
FT alias Abang (tengah)

Terkini.id, Makassar – Dalam satu minggu belakangan ini Balai Gakkum wilayah Sulawesi berhasil melakukan penahanan terhadap dua aktor illegal logging. Aktor tersebut berinisial FT atau Abang dan Anton (purnawirawan) telah dititipkan di Rumah Rahanan Kelas 1 Makassar.

Tersangka FT atau Abang (54) tahun diduga melakukan kegiatan menebang pohon jenis Pulai berukuran 2 m dengan menggunakan alat gergaji mesin chainsaw kemudian diangkut menggunakan kendaraan jenis dumtruck dengan nomor polisi DD 9976 PA. Ditemukan barang bukti berupa 74 batang kayu Pulai. Setelah dilakukan penyelidikan oleh penyidik Balai Gakkum Sulawesi FT dikawal ke Rumah Tahanan Kelas 1 Makassar pada Sabtu, 15 Februari 2020.

“FT dikenakan pasal 78 ayat 5 jo pasal 50 ayat 3 huruf e Undang-undang nomor 41 Tahun 1999 tentang kehutanan pasal 82 ayat 1 huruf c jo pasal 83 ayat 1 huruf a jo pasal 12 huruf c dan atau huruf d Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan pemberantasan Hutan di Areal IUPHHK-HTI Pt. Inhutani Gowa-Maros Desa Belapunranga Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa Provinsi Sulawei Selatan,” kata Waqqas.

Anton (tengah)

Lebih lanjut diungkapkan Waqqas, sementara Anton (44) tahun yang merupakan punawirawan ini dikawal ke  Rumah Tahanan Kelas 1 Makassar pada Selasa, 18 Februari 2020. Anton diduga mengangkut atau menguasai, memilki hasil hutan yang tidak dilengkapi secara bersama surat keterangan sahnya hasil hutan sebagaimana pasal 83 ayat 1 huruf b jo pasal 12 huruf e Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Hutan jo pasal 55 ayat 1 KUHP.

“Keberhasilan ini berkat kerjasama tim operasi Gakkum Sulawesi dan personil Pengamanan Hutan UPT KPH Kalaena mengamankan truk yang bermuatan kayu yang tidak disertai dengan dokumen yang sah ini diduga berasal dari Kawsan Hutan Lindung Desa Kasintuwu Kecamatan Mangkutana,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Kepala Balai Gakkum Sulawesi, Dodi Kurniawan, S.Pt.,MH mengucapkan terima kasih kepada para penyidik yang telah melakukan kerja-kerja yang baik. Kepada masyarakat bahwa segala bentuk illegal logging ini merupakan sesuatu yang tidak boleh ditiru. 

Kepala Balai mengingatkan agar selalu meningkatkan kerjasama dan bersinergi dengan instansi-instansi terkait perambahan hutan ini.

 

Komentar

Rekomendasi

Hoax, “Jembatan Kembar Sungguminasa Ditutup,” Ini Tanggapan Kasubbag Humas Polres Gowa

Begini Cara Alfamidi Makassar Ajak Masyarakat Cegah Corona

Cegah Penyebaran Covid-19, Seleksi Penerimaan Polri 2020 Akan Dijadwal Ulang

MUI Kota Makassar Apresiasi Kerja LPBI NU Cegah Covid-19

Cegah Covid-19, “BKPRMI Bulukumba Peduli” Mulai Bergerak

Personil Tinggimoncong Siaga, Tutup Akses Jalan

Hadapi Situasi Darurat COVID-19, KLHK Protap Kesiapsiagaan Tenaga Medis dan Tenaga Pengamanan

Masif Cegah Covid-19, Disinfektan Divif 2 Kostrad Sasar Rumah dan Kantor

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar