Terkini.id, Makassar – Dompet Dhuafa Cabang Sulawesi Selatan bekerjasama dengan UNHCR, dan PT Eastern Pearl Flour Mills (EPFM) menggelar pelatihan produksi dan marketing roti dan kue untuk pengungsi di Aula Kantor Dompet Dhuafa Sulsel, Jalan AP Pettarni, Makasssar, Rabu, 10 Juli 2019.
Sebanyak 18 peserta pengungsi asal Afganistan, Somalia, dan Myanmar mengikuti pelatihan ini. Selain itu, terdapat 3 orang peserta lokal yang mengikuti pelatihan ini.
Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pelatihan dan pengalaman dalam produksi roti dan kue yang dilatih langsung oleh Chef Ojas yang telah berpengalaman dan handal dalam industry roti dan kue bersama PT Eastern Pearl Flour Mills (PT EPFM).
Menurut Pimpinan Dompet Dhuafa Sulsel, Rahmat Hidayat HM, pelatihan ini adalah untuk memberikan keterampilan kepada pengungsi agar mereka dapat memiliki kegiatan yang produktif selama tinggal di Indonesia dan menunggu waktu resettlement mereka.
“Melalui pelatihan yang digelar pada hari ini, para peserta pelatihan bisa segera dapat mengaplikasikan pengetahuannya dan diharapkan bisa memproduksi kue atau roti sendiri. Bahkan mereka nanti bisa membuat usaha roti ketika mereka sudah berada di negara ketiga, harap Rahmat.
Pelatihan termasuk bagian dari CSR PT EPFM
- Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UINAM Teken MoU dengan Dompet Dhuafa
- Seratusan Juta Donasi Palestina Diserahkan Browcy Melalui Dompet Dhuafa
- Browcyl Kolaborasi Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Peduli Palestina, Begini Caranya
- Browcyl dan Dompet Dhuafa Ikut Bantu Warga Makassar yang Kesulitan Air Bersih
- Peduli Masyarakat Kurang Mampu, Bebwhite C Gelar Khitan Massal Gratis
Menurut Ir Muammar Muhayang selaku pihak PT EPFM, kegiatan ini termasuk Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan PT EPFM dengan memberikan pelatihan gratis dalam pembuatan kue dan roti berbasis tepung terigu.
“Kegiatan ini menyasar orang yang belum punya pekerjaaan, perekonomiannya lemah, dan mereka tidak punya keterampilan,” ujarnya.
Pihak UNHCR mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa dan PT EPFM yang telah memfasilitasi pelatihan ini untuk pengungsi.
Dengan adanya kegiatan ini, kata Muhayang, para pengungsi dapat meningkatkan kapasitasnya terutama dalam pembuatan roti dan kue.
Tak hanya memberikan pelatihan secara gratis, kegiatan ini juga memberikan pelatihan marketing untuk bekal usaha kue kepada peserta yang hadir.
“Diharapkan para peserta tidak hanya bisa memproduksi roti maupun kue namun juga para peserta dapat memasarkan kue maupun roti yang telah diproduksi dalam bentuk usaha kecil-kecilan di negara ketiga nanti,” tutup Muhayang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
