Garis Pendek, Garis Panjang

SUATU hari filsuf agung Ariestoteles masuk ke dalam kelas dan memberikan sebuah tantangan kepada murud-muridnya. Ia menggambar sebuah garis lurus di papan tulis, kemudian mengajukan sebuah pertanyaan. “Siapa yang bisa membuat garis ini lebih pendek?” Tanyanya.

Murid-muridnya mengangkat tangan. Lalu bergantian maju ke depan untuk menjawab tantangan tersebut. Hampir semuanya melakukan hal yang sama: Mereka berusaha memperpendek garis tersebut dengan cara menghapusnya.

Ariestoteles terus menggelengkan kepala. Memberi isyarat bahwa jawaban mereka salah. “Kalian tidak membuat garis itu lebih pendek dengan menghapusnya.” Ujarnya.

Kemudian seorang murid mengacungkan tangannya, Alexander the Great. Ia maju ke depan papan tulis, lalu menggambar sebuah garis baru yang lebih panjang, tepat di atas garis yang tadi ditarik sang filsuf.

Ariestoteles tersenyum. “Lihat. Di kelas ini, hanya Alexander yang membuat garisku lebih pendek!” Ujarnya.

Seringkali kita berkompetisi dengan cara yang salah. Kita berusaha mengalahkan orang lain dengan cara mendegradasinya, mendiskreditkannya, menjatuhkannya, dan seterusnya. Kita sering menjadi orang-orang yang menghapus garis milik orang lain untuk memperpendeknya, sementara gagal menggambar garis kita sendiri yang lebih panjang dan lebih baik.

Belakangan saya melihat satu hal lain. Kadang ada saja orang yang datang pada saya untuk memberi tahu sesuatu tentang orang di sekeliling saya. “Jangan dekat-dekat dengan orang ini.” Atau “Saya lihat ada si X di sekeliling kamu, hati-hati sama dia.” Atau “Mungkin kamu belum tahu, sebenarnya dia begini dan begitu”.

Biasanya saya tidak menanggapi orang-orang semacam itu. Kadang saya beri senyum saja, bahkan saya cuekin. Saya selalu memegang satu prinsip sederhana: Mereka yang bisa menjelekkan orang lain di hadapanmu, selalu berkemungkinan menjelekkanmu di hadapan orang lain!

Mulai hari ini, bisakah kita jadi Alexander di kelas Ariestoteles? Untuk membuat sebuah garis menjadi pendek, kita tak perlu repot-repot menghapusnya. Buatlah garis lain yang lebih panjang.

Salam baik.

FAHD PAHDEPIE

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Pilpres

Tugas TKD Jokowi-Ma’ruf Sulsel Resmi Berakhir

Terkini.id -- Tugas Tim Koalisi Daerah (TKD) Jokowi-Ma'Provinsi Sulawesi Selatan resmi berakhir, sejak, Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) ditetapkan sebagai pasangan presiden dan wakil presiden