Garuda Indonesia Hadirkan “Passport To Makassar’, Ini Fungsinya

Peluncuran "Passport To Makassar"

Terkini.id,Makassar – Sebagai bagian dari upaya untuk terus mempromosikan destinasi wisata unggulan di Makssar dan sekitarnya di Sulawesi Selatan, Garuda Indonesia terus mengenalkan inovasi-inovasi terbarunya.

Selain itu juga dalam rangka meningkatkan layanan kepada penumpang dengan menghadirkan pengalaman perjalanan domestik yang hassle-free dan seamless, maskapai nasional Garuda Indonesia. Adapun inovasi terbaru itu adalah sebuah layanan bernama “Passport To Makassar”,.

Layanan terbaru ini diluncurkan pada Rabu, 13 Februari 2019 di Top Café Gedung Graha Pena Jalan Urip Sumoharjo No 20.

Program terbaru ini adalah kerjasama antara maskapai Garuda Indonesia Branch Office Makassar dengan Fajar EO memperkenalkan program “Passport to Makassar”.

Sebagai sebuah layanan passport yang berfungsi untuk menikmati kota Makassar dan sekitarnya on a budget, mulai dari objek wisata, kuliner, hingga buah tangan.

CEO Region Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua,  Aryo Wijoseno dalam sambutannya mengatakan sebagai National Flag Carrier Indonesia yang senantiasa mendukung perkembangan pariwisata melalui konektivitas dan menjadikan Makassar sebagai hub di Indonesia Timur.

Selain itu, Garuda Indonesia terus berupaya memberikan benefit lebih bagi pelanggan yang melakukan perjalanan wisata ke Makassar.

“Melalui program ini diharapkan Garuda Indonesia dapat memfasilitasi para pelanggan dalam merencanakan perjalanannya ke kota Makassar dengan lebih mudah dan efisien,”ujarnya.

“Program ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sulawesi Selatan, khususnya kota Makassar,”tambah Aryo.

Disebutkan pula bahwa khusus bagi pecinta kuliner, kehadiran “Passport to Makassar” ini pelanggan dapat menikmati kuliner khas Makassar dengan lebih hemat dengan menukarkan voucher potongan senilai Rp 50.000 di Coto Nusantara, Coto Daeng Tayang, Pallubasa Onta, Otak-otak Ibu Sanny, Suncity & Megarasa serta diskon sebesar 15% di Mama Cafe.

“Melalui “Passport to Makassar” pelanggan juga dapat menemukan referensi berwisata di kota Makassar dan sekitarnya seperti berwisata sejarah ke Benteng Rotterdam dan Benteng Somba Opu, dan menikmati keindahan alam Kabupaten Maros serta Kabupaten Gowa,”imbuhnya.

Tidak lupa sebelum kembali ke kota asal, pelanggan dapat membeli buah tangan untuk keluarga tercinta dengan lebih hemat hingga 10% di Baklave, Toko Cahaya dan Toko Keradjinan.

Masih kata Aryo, tahap pertama, “Passport to Makassar” diproduksi sebanyak 5000 eksemplar yang akan disistribusikan ke Kantor Penjualan Garuda Indonesia di Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Kupang, Palu, Gorontalo, Manado, Mamuju, Kendari, dan Palopo.

“Tahap pertama peluncuran “Passport to Makassar” ini juga didukung oleh beberapa corporate partner yakni Dinas Pariwisata Kota Makassar, PLN, dan Citraland,”urainya.

Aryo menambahkan bahwa Garuda Indonesia dan Fajar berkomitmen untuk terus mengembangkan “Passport to Makassar” baik dalam segi konten maupun kuantitas untuk menghadirkan pengalaman kunjungan ke Makassar yang penuh kesan.

“Garuda Indonesia kini melayani 33 penerbangan dari dan ke Makassar,”lanjutnya.

Diketahui pula khusus destinasi ke kota-kota besar di Pulau Jawa dan Bali, Garuda Indonesia melayani rute Makassar-Jakarta (PP) sebanyak 12x per hari, Makassar-Semarang (PP) 1x sehari, Makassar-Yogyakarta (PP) 2x sehari, Makassar-Surabaya (PP) 2x sehari, dan Makassar-Denpasar (PP) 2x sehari.

Berita Terkait
Komentar
Terkini