Terkini.id, Jakarta – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia mendukung proses repatriasi satwa dilindungi, dengan menerbangkan sebelas orangutan dari luar negeri, masing-masing dari Malaysia dan Thailand.
Penerbangan repatriasi satwa liar yang dilindungi tersebut tiba di Jakarta pada Kami kemarin melalui dua jalur penerbangan yakni Bangkok – Jakarta dan Kuala Lumpur – Jakarta.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan bahwa ini sebuah kehormatan bagi Garuda Indonesia sebagai national flag carrier mendapatkan kesempatan untuk turut serta mendukung komitmen berkelanjutan pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dalam pelestarian satwa langka di Indonesia sekaligus memerangi perdagangan satwa ilegal.
“Ini untuk ikut mendukung komitmen berkelanjutan pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dalam pelestarian satwa langka di Indonesia sekaligus memerangi perdagangan satwa ilegal,”bebernya.
Irfan menambahkan jika dalam mempersiapkan proses repatriasi 11 orangutan yang terbagi atas 9
sembilan orang utan dari National Wildlife Rescue Centre (NWRC), Perak, Malaysia National dan dua orangutan dari Khao Prathap Chang Wildlife Breeding Centre, Provinsi Ratchaburi, Thailand, Garuda Indonesia memastikan seluruh dokumen persyaratan maupun prosedur pengangkutan orangutan, yang dalam hal ini adalah live animal, telah memenuhi regulasi internasional dari International Air Transport Association (IATA) serta peraturan karantina dan kepabeanan di Indonesia.
- Alumni Teknik Unhas Angkatan 87 Bersiap Gelar Reuni di Kota Malang
- Puluhan UMKM Ikuti UMK Academy 2026 di Makassar, Fokus Green Business dan Digital Marketing
- Grand Opening Bursa Sajadah Makassar, Kemenhaj Sulsel: Jawaban Kebutuhan Jamaah dan Peluang UMKM Lokal
- Pengabdian Kepada Masyarakat: UNM Sukses Melaksanakan Pelatihan Budidaya Tanaman Secara Kultur Jaringan di SMKN 3 Takalar
- Tekan Angka Kecelakaan Pelajar, Asmo Sulsel Gelar Safety Riding di SMAN 10 Gowa
“Kesembilan orang utan dari Kuala Lumpur yang dibawa dengan GA 821 telah tiba di Jakarta dengan selamat pada Kamis siang, tepatnya pada pukul 14.00 WIB, menggunakan armada Airbus A330-900 neo, sementara dua orang utan lainnya yang diberangkatkan dari Bandara Suvarnabhumi dengan GA 867 tiba di Jakarta pada sore harinya, yaitu pada pukul 17.45 WIB, menggunakan armada Airbus A330-300,” pungkasnya.
Sebelumnya, kata dia Garuda Indonesia juga telah melaksanakan koordinasi secara intensif dengan Kementerian Lingkungan Hidup terkait kesiapan ruangan (live animal room) untuk orang utan selama transit di Jakarta, serta terkait prosedur pengecekan kesehatan yang dilakukan oleh petugas karantina dan kesehatan satwa sebelum diberangkatkan kembali menuju kota tujuan masing-masing, yakni Jambi dan Medan pada hari ini.
“Penerbangan repatriasi orangutan kali ini tentu memiliki arti penting bagi hubungan bilateral Indonesia dan Thailand serta Malaysia, di mana momentum repatriasi orang utan dari Thailand juga bertepatan dengan peringatan hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Thailand yang telah genap berusia 70 tahun pada tahun ini,” tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
