Terkini.id, Jakarta – Mantan juru bicara (jubir) Front Pembela Islam (FPI), yakni Munarman, “mengamuk” terkait adanya paket misterius berlabelkan namanya sehingga membuat tim Gegana harus turun tangan.
Ia dengan tegas membantah keterkaitan dirinya dengan temuan benda mencurigakan yang terbungkus plastik dan bertuliskan “FPI Munarman” di Limo, Depok, Jawa Barat, pada Minggu kemarin, 4 April 2021.
Hingga kini, pihak kepolisian memang masih belum mengungkapkan isi paket misterius tersebut.
Namun, laporan sementara menyebutkan bahwa paket tersebut berisi kaleng dan magasin serta beberapa peluru.
“Goblok sekali kalau ada orang mau meneror lalu menuliskan namanya sendiri,” ujar Munarman tampak geram, sebagaimana dikutip terkini.id dari Kompas pada Senin ini, 5 April 2021.
- Rizal Afif Ngaku Dibayar Rp7 Juta demi Membela Munarman, Kini Tak Diakui Habib Bahar sebagai Murid
- Terbukti Bukan Teroris! Munarman Tetap Divonis Penjara, Warganet Bandingkan Dengan Luhut: Apa Aparat Berani Tangkap?
- Protes Vonis 10 Tahun M Kace, DS: Munarman yang Jelas-Jelas Provokasi Orang untuk Bom Bunuh Diri Divonis Cuma 3 Tahun
- Denny Siregar: Si Kace Divonis 10 Tahun, Munarman Jelas-Jelas Provokasi Cuman 3 Tahun, Pak Hakim!
- Mantan Sekretaris Umum FPI Diganjar Hukuman 3 Tahun Penjara Dalam Kasus Tindak Pidana Terorisme
“Ketololan macam apa lagi yang dipertontonkan kepada rakyat di negeri ini,” sambungnya.
Munarman seolah tak terima temuan paket misterius tersebut disangkutpautkan dengannya karena menurutnya, mana mungkin ada orang yang ingin meneror lantas menuliskan namanya sendiri.
“Sudahlah, berhenti memfitnah orang.”
Ketika ditanya, siapa pihak yang ia curigai berada di balik temuan paket misterius itu, Munarman tak ingin menjawab.
Ia mengelak dengan justru menyinggung mengenai kasus penembakan enam laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 beberapa waktu lalu.
“Pertanggungjawabkan saja enam orang yang dibunuh di KM 50,” sarannya.
Menurut Munarman, media-media juga jangan sampai mau menjadi corong propaganda kekuatan zalim.
“Media-media juga, jangan mau jadi corong propaganda kekuatan zalim.”
Seperti yang kita tahu, sebelumnya penemuan sebuah paket misterius terbungkus plastik hitam dan bertuliskan “FPI Munarman” di Jalan Grogol, Limo, Depok membuat warga sekitar heboh.
Lantaran kehebohan tersebut, sejumlah polisi bahkan ditugaskan untuk berjaga-jaga di sekitar lokasi.
Bahkan Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar dan Wakapolres Metro Depok AKBP Hari Setyo Budi turut datang ke sana.
Kendati demikian, untuk saat ini Irwan mengaku masih belum bisa memastikan isi bingkisan yang diduga kaleng, magasin, dan peluru-peluru tersebut.
“Masih diteliti Gegana. Saya enggak bisa memastikan itu,” tutur Imran.
“Bisa membahayakan atau tidak itu (yang tahu) Gegana. Barangnya dibawa Gegana, nanti kami cek lagi TKP-nya,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
