Gegara Pemadaman Listrik, Pemuda di Pangkep Nangis 16 Ikan Koi Miliknya Mati

Gegara Pemadaman Listrik, Pemuda di Pangkep Nangis 16 Ikan Koi Miliknya Mati

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Pangkep – Seorang pemuda di Pangkep, harus menangis karena ikan-ikan miliknya mati di kolam. Ikan miliknya mati lantaran pemadaman listrik berjam-jam.

Pemadaman listrik yang dilakukan berjam-jam oleh PT PLN (Persero) telah membuat mesin suplai oksigen di kolam ikan koi milik pemuda di Pangkep, Ilham tidak beroperasi.

Itu membuat ikan koi yang dia pelihara, kehabisan oksigen hingga mati.

Dalam video yang ditayangkan akun instagram daeng_info, pemuda asal Pangkep itu harus kehilangan 16 ekor ikan koi kesayangannya akibat

“Gara-gara mati lampu, Ilham warga Pangkep, Sulsel harus kehilangan Ikan Koi peliharaannya, ia kehilangan 16 ekor ikan Koi kesayangannya akibat tidak ada suplai oksigen karena listrik padam berjam-jam lamanya,” tulis akun daeng_info.

Baca Juga

Dalam video tersebut, Ilham terlihat nangis terisak. Belasan ikannya yang terlihat sudah besar, berwarna oranye, terlihat mati.

Di media sosial, sebagian netizen menyampaikan kritik ke PLN lantaran pemadaman listrik dilakukan tanpa pemberitahuan yang pasti, dan tidak ada solusi.

“Nggak paham sama PLN di Sulsel. Harus kah tiap hari? Kalau memang mau memadamkan listrik, tolong beri cara lain agar masyarakat tidak merugi. Tolong lah,” tulis netizen.

“Hobi koi itu mahal, membesarkan koi hingga 50cm up bukan hal yg mudah, tetap semangat bro insya allah gantinya lebih baik, sy pernah berada di posisi anda kehilangan koi hingga ratusan ekor akibat tdk adanya oksigen karna mati lampu. Akhirnya jdi pembelajaran untuk menyiasati kondisi terburuk,” tulis akun Muh Farid Amir.

Hingga hari ini, Sabtu 9 September 2023, pemadaman listrik bergilir masih dialami sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Sulsel. PLN belum memberi kepastian sampai berapa hari pemadaman bergilir dilakukan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.