Terkini.id, Makassar – Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Rachmatika Dewi menyebut, pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Kota Makassar dan sekitarnya sangat merugikan masyarakat.
Apalagi masyarakat umumnya memiliki usaha yang bergantung dengan listrik. Apalagi dalam satu pekan terakhir ini kerap terjadi pemadaman listrik dengan durasi 2 sampai 4 jam.
“Pemadaman listrik sangat merugikan masyarakat,” ujar Cicu sapaan akrab Rachmatika Dewi, melalui pesan singkat, Senin 11 September 2023.
Olehnya itu, pihak Komisi D berencana akan rapat dengar pendapat dengan memanggil pihak PLN.
“Nanti kita akan coba jadwalkan terkait RDP dengan PLN,” ujar Politisi Partai NasDem.
- Pemadaman Listrik di Makassar dan Gowa, PLN Sebut PLTU Sedang Pemeliharaan
- Pemadaman Listrik Masih Terjadi di Sejumlah Wilayah Makassar Utara Hari Senin 11 Desember 2023
- Pemadaman Listrik di Mamuju dan Sekitarnya Jumat 1 Desember, Cek Jadwalnya
- Anda Terdampak Pemadaman? Ayo Cek Kompensasi Bagi Pelanggan PLN Sulselrabar di Sini!
- Pasokan Listrik di Sulsel Belum Stabil, GM PLN Sulselbar Jamin Tidak Ada Pemadaman Malam
Setali tiga uang juga diungkapkan oleh Anggota Komisi D, Andi Ansyari Mangkona. Menurut Politisi PDIP ini, tidak hanya meresahkan masyarakat namun juga dari segi keamanan rawan.
“Saya meminta pihak PLN untuk segera mengatasi persoalan pemadaman listrik di Sulsel, khususnya di Kota Makassar,” tegasnya.
Diketahui pemadaman terjadi, karena adanya pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan di sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch Andy Adchaminoerdi mengungkapkan, sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) berangsur membuahkan hasil.
“Alhamdulillah upaya petugas kami yang terus bekerja siang dan malam untuk percepatan pemulihan pasokan listrik menunjukan hasil yang baik sehingga salah satu pembangkit kami sudah masuk dalam sistem kelistrikan,” ujar Andy, dikutip dari akun Instagram PLN_Sulselbar.
Andy menjelaskan debit air masih kurang maksimal pada beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), mengakibatkan pola pengoperasian pembangkit terbatas.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan dan terima kasih atas kepercayaannya kepada PLN,” tutup Andy
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
