Terkini.id, Jakarta – Ketua Yayasan Keadilan Masyarakat, Ferdinand Hutahaean (FH) menanggapi pegiat media sosial, Geisz Chalifah yang menyebut Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan petarung.
Ferdinand menyindir bahwa jika Anies ingin disebut petarung dan bukan pengecut, seharusbya ia bicara terbuka ke media soal Formula E.
Mantan politisi Partai Demokrat itu menyinggung, petarung pasti berani menjelaskan fakta secara terbuka, bukan sembunyi di ketiak anggota DPRD ketika ada upaya interpelasi.
“Ndul, coba kau suruh bosmu itu bicara terbuka ke media tentang Formula E,” katanya melalui akun Twitter FerdinandHaean3 pada Rabu, 22 September 2021.
“Supaya dia kita sebut petarung, bukan pengecut yang sok berani, jelaskan tentang Formula E!!” tambahnya.
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
- Cek Fakta: Benarkah Relawan Anies Baswedan Temukan Kotak Suara Tak Tersegel di Kota Makassar?
Adapun Geisz menyebut Anies petarung sebagai pujian kepada sang Gubernur yang memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi dalam dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul.
“Petarung tak takut menghadapi apapun, dia take berniat menukar jabatannya dengan rupiah,” kata Geisz pada Selasa, 21 September 2021.
Komisaris Ancol itu memuji bahwa Anies tak lari ketika KPK memanggilnya dan ketika wartawan berkumpul, ia memberi keterangan dengan jelas.
“Media bersimpati, Kaum OD jungkir balik meratap di gorong-gorong. Situasi terbalik dari yang diharapkan,” kata Geisz.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
