Terkini.id, GOWA – Kementerian Pertanian saat ini gencar memfasilitasi pemuda kaum milenial untuk terjun ke dunia pertanian. Berbagai program pun telah banyak disuguhkan guna mensukseskan regenerasi petani tersebut.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan regenerasi petani merupakan hal mutlak untuk dilakukan agar menjadikan pertanian nasional maju, mandiri dan modern.
“Kita fasilitasi mereka, kita tingkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka melalui pelatihan. Kita manfaatkan teknologi, alsintan, jejaring hingga pemasaran. Kita ubah pola pikir generasi muda bahwa pertanian itu keren, hebat, dan menjanjikan,” ujar Syahrul.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Dedi Nursyamsi banyak mendorong dan memotivasi petani muda untuk terus menumbuhkan kecintaan pada sektor pertanian.
Dedi menegaskan prinsipnya dalam kewirausahaan pertanian yang dibangun adalah kolaborasi, bukan kompetisi.
- Perkuat Transparansi, Polbangtan Gowa Komit Wujudkan Tata Kelola Bersih di Lingkup Kementan
- Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SMK) Polbangtan Gowa Tahun 2025
- Stok Beras RI Tembus 28 Juta Ton, Wamentan Sudaryono Kebut Tanam 750 Hektar Padi di Lamongan Hadapi El Nino
- Produksi Pangan Terancam Kekeringan, Kementan Optimalkan Sarana Air
- Tanam Perdana Padi di Gowa, Polbangtan Kementan Perkuat Ketahanan Pangan
“Perlunya membangun ekosistem kewirausahaan pertanian dalam mendukung korporasi petani,” ujar Dedi.
Dalam upaya mendorong generasi muda terjun di sektor pertanian, diperlukan sinergi dengan stakeholder lainnya untuk bersama-sama menentukan arah dan kebijakan program yang tepat dalam mencapai tujuan
Dalam rangka meningkatkan jejaring usaha untui petani milenial, program Youth Entrepreneur and Employment Support Services (YESS) PPIU Sulawesi Selatan mengadakan forum pengembangan jejaring bagi para petani milenial Kamis, (14/9) bertempat di Bunir Cafe, Kabupaten Bone.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kab. Bone, H. A. Asman Sulaiman. Turut hadir juga Project Manager Program YESS PPIU Sulawesi Selatan, Kisman Awaluddin Arsyad.

Setelah pembukaan kegiatan, Kepala Dinas TPHP bersama Project Manager YESS PPIU Sulawesi Selatan melakukan penyerahan secara simbolis bantuan CSR dalam bentuk bibit dari Bank Indonesia kepada para kelompok tani dan penerima manfaat Program YESS sebagai bentuk inisiasi kolaborasi antar stakeholder dalam pengembangan sektor pertanian.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
