Terkini.id, Jakarta – Beredarnya pandemi COVID-19 dirasa telah merontokkan ekonomi masyarakat hampir secara menyeluruh tak terkecuali warga yang berada di luar pulau Jawa.
Adanya gelaran MotoGP Mandalika 2022 bagi pelaku dan pengelola pariwisata di Lombok dirasa cukup memberi angin segar bagi pulihnya kondisi pariwisata di sana.
“Saat ini masih belum ramai pengunjung terutama hari non-weekend. Namun kita sudah penuh saat agenda MotoGP, sudah di-booking sejak Januari lalu,” ujar Heri selaku Pengelola Dream Hotel dikutip dari laman Tempo pada Minggu, 13 Februari 2022.
Ia berharap adanya pelaksanaan MotoGP di Sirkuit Mandalika dapat menjadi momentum kembalinya gairah sektor pariwisata di Lombok yang tentu akan berimbas ke ramainya pengunjung hotel.
Baginya, NTB dikenal memiliki daya pikat di sektor pariwisata. Ditambah dengan kekayaan budaya dan kuliner lokalnya.
- MotoGP 2025 Jor-joran Jualan Tiket di Makassar, Buka Terus Program Diskon Presale
- Beli Sekarang! Tiket Presale 1 MotoGP Mandalika 2025 dengan Diskon Menarik
- 100 Pengguna Setia dan Komunitas Honda PCX Menggema di MotoGP Mandalika 2024
- Bank Mandiri Sokong World Superbike dan MotoGP di Sirkuit Mandalika Lewat Layanan Transaksional
- Enea Bastianini Resmi Perkuat Tim Ducati Pabrikan Mulai Musim 2023 MotoGP
“Harapan kami dengan adanya MotoGP Mandalika, semoga semuanya semakin maju. MotoGP bisa memberikan dampak positif termasuk bagi pelaku usaha perhotelan,” katanya
Euforia Gembira ini juga dirasakan oleh para pengusaha makanan. Salah satunya, pemilik restoran Gratitude Café Jouhaqim Omar MJ.
Ia memutuskan membuka kembali usahanya karena gelaran MotoGP Mandalika 2022 di sirkuit Internasional Jalan Raya Pertamina Mandalika.
Padahal sebelumnya, usaha kuliner yang telah lama ia geluti itu sempat tutup akibat dampak pandemi COVID-19.
“2021 praktis hanya di bulan Februari dan Maret kami masih mendapatkan keuntungan. Setelah itu hingga Desember merugi,” katanya.
Kondisi pandemi, kata Jou, mengharuskannya menutup sementara usaha itu disebabkan biaya operasional yang sangat tinggi. Ia menambahkan bahwa dalam sebulan bisa mencapai Rp50 juta.
“Harapannya mulai bangkit ketika ajang World Superbike (WSBK) 2021 di bulan November 2021 digelar di sirkuit Internasional Jalan Raya Pertamina Mandalika. Saya yakin gelaran internasional ini membawa nama NTB untuk kembali menjadi tujuan wisatawan dunia,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
