Terkini.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,9 di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, Kamis 14 Januari 2021, mengakibatkan sejumlah bangunan rumah dan perkantoran rusak.
Selain itu, gempa juga mengakibatkan tanah longsor di dua titik yang terjadi di Kecamatan Tubo Sendana, yakni di Desa Onang dan Kampung Lombo’na Desa Tubo.
“Material longsor berupa bebatuan dari perbukitan sempat menutup badan jalan Trans Sulawesi di Kecamatan Tubo Sendana. Tapi sudah diatasi dibersihkan oleh masyarakat,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majene, Sirajuddin.
Sementara, di Kecamatan Maluda, Kabupaten Majene, juga dilaporkan kerusakan rumah warga akibat guncangan gempa bumi.
“Kita dapat laporan di Kecamatan Malunda, kan di sana pusatnya ada beberapa rumah warga yang rusak berat, ringan, dan sedang,” kata Sirajuddin.
- Bupati Sidrap Motivasi Siswa SDN 1 Rijang Panua: Jadi Generasi Cerdas dan Berakhlak
- Konflik Akses Jalan Pesantren Darul Istiqomah, Yasir Machmud Minta Jalan Dipakai Bersama
- Kisah Helmi, Mewarisi Sang Ayah Berangkat ke Baitullah, Jadih CJH Termuda Jeneponto
- Promo "Crazy Red" Dalton Hotel Makassar, Staycation Nyaman dengan Harga Spesial
- Siapkan Kreator Pertanian Hebat, Polbangtan Kementan Gelar Workshop Digitalisasi Konten Pertanian Berbasis AI
Pasca terjadinya gempa, pihak BPBD Majene juga menerima laporan bahwa sejumlah warga di Kecamatan Malunda, sempat mengungsi ke daerah ketinggian.
Sirajuddin mengatakan, jika ada tiga titik pengungsian warga di Kecamatan Malunda pasca gempa. Salah satunya di Kota Tinggi, Kecamatan Malunda.
Pada kesempatan yang sama, Sirajuddin mengimbau kepada warga agar tetap tenang dan tetap aspada pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
