Tayangan fase gerhana memperlihatkan bagaimana pergerakan bumi, bulan, dan matahari berlangsung dalam keteraturan kosmis.
Khutbah: Gerhana Adalah Ayat Kebesaran Allah
Dalam khutbahnya, KH. Abbas Baco Miro menegaskan bahwa gerhana merupakan sunnah muakkad untuk disikapi dengan salat, doa, dan istigfar.
Ia mengutip Surah Al-Anbiya ayat 33 tentang peredaran matahari dan bulan sebagai bagian dari sunnatullah—hukum Allah yang tetap dan teratur.
“Gerhana bukan karena kematian seseorang atau pertanda mitos tertentu. Ia adalah tanda kebesaran Allah yang mengingatkan manusia untuk kembali mendekat kepada-Nya,” tegas Abbas.
- BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Makassar Berjasa, 81 Ribu Pekerja Rentan Telah Terlindungi
- Magnet Haul ke-20 Puang Ramma: Ribuan Peziarah Siap Ramaikan Baji Bicara dan Tambua
- Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja di Makassar
- PT Semen Tonasa Raih Juara 1 Penghargaan EBTKE 2026, Komitmen Efisiensi dan Keberlanjutan
- Kuasa Hukum KG Aqila Tegaskan Jangan Sesatkan Publik dengan Isu Merkuri Tanpa Data Akurat
Ia juga mengingatkan kisah wafatnya putra Rasulullah SAW, Ibrahim, yang bertepatan dengan gerhana matahari. Saat itu, Nabi Muhammad SAW meluruskan anggapan masyarakat bahwa gerhana tidak berkaitan dengan kelahiran atau kematian siapa pun.
Menurut Abbas, momentum gerhana termasuk waktu mustajab untuk berdoa dan memperbanyak sedekah.
“Inilah kesempatan terbaik menyampaikan hajat kepada Allah sekaligus memperkuat kepedulian sosial,” ujarnya.
Sains dan Spiritualitas Bertemu
Pelaksanaan Salat Gerhana di kampus Unismuh menjadi ruang pertemuan antara iman dan ilmu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
