Terkini.id, Solo – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dikabarkan melakukan pemangkasan tunjangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Adapun penyebab putra Jokowi itu mengeluarkan kebijakan tersebut diduga untuk menambal anggaran defisit Kota Solo akibat pandemi Covid-19.
Melansir Reqnew, diperkirakan jumlah pemangkasan yang dilakukan oleh Gibran mencapai Rp19 miliar.
Ketua DPRD Solo Budi Prasetyo mengatakan bahwa hal tersebut sudah dibicarakan sebelumnya bersama Gibran dan telah disepakati bersama.
Bahkan, menurut Budi buka hanya tunjangan PNS saja yang akan dipangkas, melainkan banyak dari sumber dana yang lain.
- Heboh Akun Fufufafa yang Hina Keluarga Prabowo Dikaitkan dengan Gibran Rakabuming
- Gibran Saksikan Langsung Deklarasi Taruna Pro Gibran di Makassar
- Lewat Udara, Kapolda Sulsel Pantau Pengamanan Giat Jalan Santai Cawapres Gibran Rakabuming
- Menteri Pertanian Dampingi Gibran Rakabuming Temui Pelaku UMKM
- Pendaftar Jalan Sehat Satu Putaran di Makassar Mencapai 1.162.000 Orang, Gibran: Terima Kasih
“Itu kan sudah kita sepakati bersama dan disetujui bersama wali kota,” ucap Budi dikutip terkini.id dari Reqnews, Sabtu, 31 Juli 2021.
“Itu Rp 19 miliar semua kegiatan PNS, tidak hanya TPP, misalnya pembangunan gedung BPBD, kegiatan dinas ditunda, makan minum, dan sebagainya,” ujarnya kembali.
Kendati demikian, ketika Gibran ditanya soal kebijakan pemangkasan tersebut, ia hanya menjawab dengan singkat.
Menurutnya, ini adalah masalah darurat, ia pun masih menunggu keputusan adanya anggaran dana khusus penanganan Covid-19.
“Nanti dulu. Ini kan saat-saat darurat, memang butuh manuver darurat. Nanti saya pastikan. Saya juga harus memastikan dana untuk penanganan Covid-19,” ujar Wali Kota Solo tersebut.
Seperti diketahui, sampai saat ini pandemi Covid-19 masih belum berakhir.
Bahkan, Presiden Jokowi ketika ditanya permasalahan kapan virus corona akan selesai, ia pun menggeleng tidak tahu.
Jokowi mengatakan bahwa pihak WHO pun belum dapat memastikan kapan Pandemi Covid-19 ini akan berakhir.
Kendati demikian, pemerintah masih tetap melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan pandemi di Indonesia.
Adapun upaya yang saat ini tengah digalakkan yakni program vaksinasi dan penerapan PPKM Level 3&4 di berbagai daerah di Indonesia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
