Golkar Pinang Ganjar Menuju Pilpres 2024, Immanuel Ebenezer: Yang Dilakukan Golkar Nebeng Elektabilitas, Ganjar Seperti Magnet Politik

Golkar Pinang Ganjar Menuju Pilpres 2024, Immanuel Ebenezer: Yang Dilakukan Golkar Nebeng Elektabilitas, Ganjar Seperti Magnet Politik

R
Dias
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id – Kelompok relawan Jokowi Mania (JoMan) menilai Ganjar Pranowo sekarang ini seperti magnet politik melihat tren elektabilitas Ganjar yang terus naik. 

Untuk itu, JoMan menyebut wajar jika banyak partai termasuk Golkar yang ingin meminang Ganjar di Pilpres 2024. JoMan lalu menyinggung elektabilitas Ganjar yang saat ini berada di urutan teratas.

“Ganjar sekarang sudah seperti magnet politik, kita lihat Mas Ganjar wajar ketika semua partai, sebetulnya mereka bukan mendukung, karena ini politik ya, politik ini tipis mendukung dan menceburkan,” kata Ketua Umum JoMan, Immanuel Ebenezer mengutip detikcom, Selasa, 16 November 2021. 

Melansir detikcom, dia menduga Golkar ingin mendapatkan efek ekor jas (coattail effect) karena elektabilitas Ganjar yang tinggi.

“Apa yang Golkar lakukan adalah nebeng elektabilitas, menunggangi elektabiltias Mas Ganjar yang hari ini trennya naik terus apa lagi hari ini Mas Ganjar sudah nomor satu, partai lain semacam nggak PD,” ucapnya.

Baca Juga

Kata pria yang akrab disapa Noel ini, beberapa partai, seperti PDIP dan Golkar yang sudah mencoba mencalonkan ketumnya hingga kadernya untuk nyapres namun tidak mendapat respons elektabiltas yang baik.

Dia kemudian menyinggung Golkar yang juga sudah berupaya menaikkan elektabilitas Ketumnya, Airlangga Hartarto, dengan memasang baliho namun tak juga berhasil.

“Jadi ini mereka coba nyalonin para ketumnya ternyata para ketumnya tidak bisa mengatrol elektabilitas walaupun sudah dikatrol dengan beberapa baliho dan dengan cara apapun, ternyata elektabilitasnyna nggak naik. Jadi ketika Golkar ingin coba meminang Ganjar menurut kita sah-sah saja gitu, Golkar kepengen elektabilitas, menumpanglah, atau menunggangi elektabilitas Mas Ganjar gitu,” ucapnya.

Noel kemudian menyinggung sikap PDIP yang tidak juga memberikan kepastian kepada Ganjar terkait Pilpres 2024. Dia menyebut PDIP memang selalu menerapkan politik ‘wait and see’ terkait pencapresan.

“PDIP selalu mainnya ‘wait and see’, selalu mainnya last minute gitu, PDIP tidak punya traidisi dia langsung mencalonkan, tradisinnyna selalu mainnya last minute, tetapi kita punya keyakinan karena politik harus rasional nggak bisa emosional. Secara rasional ukurannya saat ini tuh elektabilitas, elektabilitas Mas Ganjar hari ini kita lihat masih nomor 1 trennya,” ucapnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.