Good Mining Practice, Vale Keluarkan Rp350 Juta Per Ha Reklamasi Lahan Bekas Tambang Jadi Hutan

Good Mining Practice, Vale Keluarkan Rp350 Juta Per Ha Reklamasi Lahan Bekas Tambang Jadi Hutan

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Sorowako – Perusahaan tambang nikel di Sulawesi, Vale Indonesia serius menerapkan good mining practice. Usaha mengambil bahan baku nikel di beberapa lokasi bukaan lahan, dilakukan dengan perencanaan matang.

Sebelum melakukan aktivitas pertambangan, pekerja terlebih dahulu melakukan survei terkait jenis tanaman yang tumbuh di lokasi tersebut, dan mengambil anakan tumbuhan untuk disimpan.

“Sebelum dilakukan aktivitas pertambangan, terlebih dahulu dilakukan survei lahan selama kurang lebih setahun. Pertambangan tidak akan dimulai jika belum dilakukan proses itu, dengan mengambil anakan pohon endemik yang tumbuh untuk dibawa ke nursery,” jelas Reclamation Engineer PT Vale Indonesia, Erlin kepada wartawan saat kegiatan media visit yang berlangsung di Kawasan Reklamasi lahan PT Vale di Sorowako, Rabu 3 Agustus 2022.

Setelah proses pertambangan selesai atau dinyatakan mine off, Vale telebih dahulu melakukan penimbunan kembali, termasuk mengembalikan tanah disposal atau ‘tanah penutup’ yang sebelumnya diambil saat memulai proses pertambangan.

Setelah itu, dimulai proses pengendalian erosi, pemupukan, hingga proses dangir dengan menanam tumbuhan-tumbuhan rumput dan merambat, atau tanaman perdu. Vale bahkan menanam padi untuk memancing burung. 

Baca Juga

“Setelah itu kita lakukan perawatan selama beberapa bulan, setelah itu masuk pengayaan. Kemudian, dilakukan penanaman pohon pohon lokal seperti eboni, bitti, eukaliptus, dan kemiri, aren serta pohon-pohon lainnya. 

Ada 22 jenis tanaman lokal yang kita tanam. Itu jika lahan itu adalah lahan hutan lindung. Jika hutan jenis hutan produksi, kita tanam juga pohon buah-buahan seperti nangka, durian dan lainnya,” ungkap dia. 

Dalam proses reklamasi pemulihan lahan hutan tersebut, Vale mengeluarkan anggaran hingga Rp350 juta per hektare.

Erlin menjelaskan, hingga bulan Juli 2022, total bukaan lahan sudah mencapai hingga 5.376,5 hektar

Adapun total lahan yang telah direklamasi hingga Juli 2022 sebesar 3.338,61 hektar 

Dia juga menyampaikan Rencana reklamasi tahun 2022 sebesar 293,44 hektare. Adapun Realisasi reklamasi tahun 2022: 119.25 hektar. Tahun lalu, Vale telah menyerahkan lebih dari 100 hektare lahan hasil reklamasi yang telah dianggap layak menjadi hutan ke KLHK.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.