Gubernur Sulsel Buka Danau Tempe Street Food Festival Four Points

Gubernur Sulsel Buka Danau Tempe Street Food Festival Four Points

Terkini.id,Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah didampingi Ketua TP PKK Sulsel, Lies F Nurdin, Bupati Wajo, Amran Mahmud, General Manager Four Points by Sheraton Makassar, I Gede Sudjana membuka Danau Tempe Street Food Festival, Sabtu 9 November 2019. Pembukaan tersebut turut ditandai dengan pengguntingan pita sekaligus peresmian gerai Silk of Sengkang yang ada di loby hotel tersebut.

Diketahui bahwa Danau Tempe Street Food Festival ini adalah persembahan dari Four Points by Sheraton Makassar untuk pemerintah Kabupaten Wajo, terutama dalam pelestarian kuliner khasnya. Kebetulan kegiatan ini adalah perdana sehingga kedepannya manajemen Four Points akan menggilir setiap daerah atau kabupaten mempromosikan potensi daerahnya masing-masing terkhusus kulinernya.

Gubernur Sulsel Buka Danau Tempe Street Food Festival Four Points

General Manager Four Points by Sheraton Makassar, I Gede Sudjana dalam laporannya menyampaikan bahwa pihaknya menyelenggarakan event Danau Tempe Street Food Festival ini ingin berkontribusi nyata dalam menjaga identitas budaya lokal.

“Kami berharap bisa memberikan dampak yang besar terhadap perkembangan industri daerah khususnya kain sutra dan juga kuliner. Apalagi sutra merupakan komoditi terbaik sekaligus produk unggulan Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Ia juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Wajo beserta jajaran dan juga kepada Gubernur Sulawesi Selatan yang senantiasa mendukung dan bersedia hadir dalam acara pembukaan Danau Tempe Street Food Festival.

Kuliner danau tempe

“Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran bapak Ibu sekalian semoga ini menjadi langkah awal untuk kita melakukan kolaborasi yang menghidupkan. Walaupun hotel kami hotel International tetapi kami juga tidak melupakan khas lokal. Kami juga ingin melestarikan ciri khas lokal,” pungkasnya.

Diketahui, untuk Danau Tempe Street Food Festival ini sendiri dibuka hari ini 9 hingga 18 November 2019 mendatang dimulai pukul 15.00 hingga 22.00 Wita dengan berbagai pilihan menu khas Danau Tempe di area parkir hotel.

selama acara, pengunjung akan dimanjakan dengan sederetan menu dari Danau Tempe Wajo, seperti Kaju Parappe, Nasu Bale, Bajabu, Bale Rakko, Lawa, Peppi, Kaju Paria, Tapa Bale, Ronto, Sokko Pipi, Pasere Bale, Sarabba, Burongka, dan lainnya.

Danau Tempe Street Food Festival Four Points

Sedangkan, Bupati Wajo, Amran Mahmud, mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Four Points by Sheraton Makassar ini. Menurutnya, kerjasama ini akan terus dibangun, demi mendukung program pengembangan potensi pariwisata di wajo dan juga kain sutra.

“Semoga kerja sama yang baik ini dapat terus berlangsung, sehingga menjadi simbiosis mutualisme yang membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi semua pihak yang terkait,” kata Amran.

Di hadapan Gubernur, Amran melaporkan soal kehadiran Gerai Silk of Sengkang di loby Four Points by Sheraton Makassar ini.

“Berharap kehadiran Silk of Sengkang di loby Four Points ini dapat memberikan efek positif. Apalagi gerai ini dimanfaatkan oleh Asosiasi Persutraan Kabupaten Wajo. Mereka ini memamerkan produk-produknya di sini,” terangnya.

Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah didampingi Ketua TP PKK Sulsel, Lies F Nurdin, Bupati Wajo, Amran Mahmud, General Manager Four Points by Sheraton Makassar, I Gede Sudjana membuka Danau Tempe Street Food Festival, Sabtu 9 November 2019.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Wajo dalam memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal dan budaya Kabupaten Wajo, yang merupakan produk unggulan dan sudah menjadi produk khas Kota Sengkang,” jelasnya.

Sejalan dengan itu, pemenuhan 10.000 wirausahawan juga diprogramkan dalam visi dan misi Wajo selama ini, menjadi target Pemerintah Daerah dalam mendorong para pelaku usaha untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha mereka.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah dalam sambutannya menegaskan, negara-negara minim sumber daya alam, tetapi kaya dengan inovasi. Menurutnya, Indonesia tidak kalah jika kekayaan yang ada dikawinkan dengan inovasi.

“Indonesia jika didukung dengan inovasi dan kolaborasi, maka masyarakat kita akan hidup dengan kesejahteraan lebih baik,” jelasnya.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini juga mengapresiasi dan memuji Pemkab Wajo yang sudah mengambil langkah luar biasa ini menghadirkan gerai sutera di Four Points by Sheraton Makassar.

Dan ini tentunya merupakan terobosan yang sering didengungkan dan telah terealisasi. Kolaborasi dengan dunia usaha, dalam hal ini perhotelan, membuat biaya jauh lebih murah.

“Bupati Wajo, bahkan sampai ke Thailand mencari teknologi yang tepat untuk digunakan di Wajo. Konsul Jepang di Surabaya juga menfasilitasi peningkatan kapasitas. Mari kembalikan kejayaan sutera Wajo. Kalau semua hotel bisa kolaborasi dengan 24 kabupaten kota, saya kira kita bisa menghasilkan sesuatu yang sangat baik,” urainya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini