Terkini.id — Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah mengatakan, virus corona atau Covid-19 harus dianggap serius.
Pandemi ini bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi berdampak pada krisis ekonomi yang menghancurkan.
“Saya ingin sampaikan pada kita semua, kasihanilah seluruh saudara-saudara kita. Karena Covid ini, tidak hanya memporak-porandakan kesehatan kita, tetapi juga menghancurkan ekonomi,” kata Nurdin Abdullah, Selasa 28 April 2020.
Ia membeberkan, akibat pandemi ini, sudah banyak tenaga kerja yang harus dirumahkan atau di PHK.
“Kalau kita tidak menyadari itu, mungkin kita akan terpuruk di kemudian hari. Lebih cepat kita menyelesaikan persoalan Covid ini, lebih cepat ekonomi kita bangkit,” ungkapnya.
- Gubernur Andi Sudirman: Calon Ketua PWI Sulsel Harus Tak Terikat Partai Politik
- Gubernur Sulsel Groundbreaking Jalan Sabbang-Tallang-Sae, Akses Menuju Seko Terus Dikebut
- Gubernur Sulsel Sabet Award Nasional, Program MYP Jadi Bukti Nyata Pembangunan Infrastruktur
- Gubernur Sulsel Usulkan Sejumlah Proyek Jalan dan Jembatan Strategis ke Kementerian PU
- Ruas Jalan Makassar-Takalar dan Gowa Capai 26 Persen, Gubernur Sulsel: Progresnya Terus Berjalan
Ia kembali menekankan agar masyarakat ikut bersatu dengan pemerintah untuk memotong mata rantai Covid-19 ini. Memutus mata rantai, dan menyehatkan masyarakat yang sakit.
“Makanya, mohon sekali lagi kepada masyarakat, kita bersatu memotong mata rantai penularan ini. Tugas kita sekarang, memutus mata rantai Covid dan menyehatkan yang sakit,” terangnya.
Ia pun optimistis, Sulsel dapat cepat keluar dari pandemi ini. Pemerintah Sulsel melalui program-programnya menargetkan menjadi daerah pertama yang keluar dari Covid-19 ini.
“Itu target kita, jumlah kita tidak terlalu besar. Cuma komitmen dan disiplin masyarakat yang kita butuhkan, saya kira itu,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
