Terkini.id — Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah memastikan stok beras aman hingga 37 bulan kedepan.
Nurdin menyampaikan berdasarkan laporan Kepala Divisi Regional (Kadivre) Bulog. Sulsel juga mensuplai ke-23 provinsi. Bahkan, 30 persen ke DKI Jakarta, beras jenis premium dan medium.
“Jadi saya sekali lagi menyampaikan bahwa tidak perlu khawatir, stok beras untuk Sulawesi Selatan di Bulog tahan hingga 37 bulan. Sekarang produksinya 108.000 ton,” bebernya.
Kepala Perum BULOG Divre Sulselbar, Mansyur, mengatakan, berdasarkan rilis Badan Pusat Statisti (BPS), Perkembangan Indeks harga konsumen/ inflasi Sulsel bulan Desember 2018 pada tanggal 2 Januari 2019 kemarin, Sulsel mengalami inflasi sebesar 0,86 dan inflasi secara nasional sebesar 0,62 persen. Dimana andil komoditi beras pada inflasi adalah sebesar 0,13 persen.
“Namun, untuk kita harus tetap menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga di masyarakat khususnya di pasar-pasar, Perum Bulog Divre Sulselbar tetap mengadakan kegiatan KPSH ini,” sebutnya.
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
- Hadiri Sannipata Waisak 2026, Gubernur Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
- Sulsel Kebagian 25 Sapi Kurban Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman: Akan Disalurkan ke Wilayah Prioritas
- Sulsel Jadi Provinsi Pertama Bentuk Komcad ASN, Wamenhan: Langkah Gubernur Andi Sudirman Patut Diapresiasi
- Gubernur Andi Sudirman Beberkan Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Bersama
Bulog tersus saja melakukan Ketersediaan Pasokan dan Stabilitas Harga (KPSH) Ketersediaan Beras Medium Tahun 2019 yang dimulai sejak Januari hingga Desember 2018 telah menggelontorkan CBP sebanyak 9,255 ton. Dengan ketentuan harga di Gudang Rp 8.100,- per Kg yang akan dilaksanakan sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.
Pada kesempatan ini, Mansyur menyampaikan, tahun 2018 Divre Sulselbar telah melakukan pengadaan beras sebanyak 249.508 ton atau mencapai 62,38 persen dari target 400.000 ton. Dan saat ini Divre Sulselbar menguasai stok sebesar 108.330 ton.
“Selama tahun 2018 Divre Sulselbar
telah menyebar stok ke 12 Provinsi di Indonesia sebesar 160.876 ton beras,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
