Sebut Kelakuan Anies dan Pendukungnya Menjijikan, Habib Kribo: Serasa Pilpres di Arab!

Terkini.id, Jakarta – Habib Zein Assegaf alias Habib Kribo belum lama ini melontarkan kritikan keras terhadap Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta.

Hal tersebut diungkapkan Habib Kribo melalui sebuah instastory Instagram @habibkribo_official.

Di ketahui bahwa lontaran tersebut sebagai respon atas deklarasi massa yang menamakan diri sebagai ‘majelis sang presiden kami’ yang digelar di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Soal Dukung Prabowo di Pilpres 2024, Ini Respon Jokowi

Dimana dalam deklarasi itu muncul bendera disinyalir sebagai simbol organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang kekinian sudah dibantah oleh pihak kepolisian.

Menurut Habib Kribo, menjelan PIlpres 2024 ini kelakuan Anies Baswedan dan pendukungnya semakin hari kian menjijikan.

Baca Juga: Panitia Jakarnaval 2022 Siapkan Momen Spesial untuk Anies Baswedan: Datang...

Anies dan pendukungnya lanjut Habib Kribo tetap mempolitisasi agama sebagai upaya untuk mendulang dukungan. 

 “Perbuatan paling menjijikan Anies dan kelompoknya, seperti mewakili kesempurnaan Tuhan,” kata Habib Kribo/

Dengan munculnya kelompok – kelompok yang mengklaim diri berasal dari organisasi keagamaan untuk mendukung Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang, kata Habib Kribo, Pilpres kali ini terasa seperti pemilihan kepala negara di Arab Saudi

Baca Juga: Panitia Jakarnaval 2022 Siapkan Momen Spesial untuk Anies Baswedan: Datang...

“Ini Serasa pilpres di Arab,” tukasnya. 

Sebelumnya, Sekelompok orang melakukan deklarasi Anies maju sebagai Capres di Pilpres 2024 di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan. Dikutip dari Populis. Selasa, 14 Juni 2022.

Acara itu sempat diwarnai insiden keributan antar para peserta gara – gara bendera hitam mirip atribut HTI yang dipasang peris di samping bendera merah putih. 

Tidak hanya itu, sejumlah anggota kelompok ini bahkan terang – terangan mengaku mereka adalah bekas anggota organisasi terlarang seperti HTI dan Front Pembela Islam (FPI), tidak hanya itu ada pula yang mengaku sebagai mantan tahanan karena kasus terorisme. 

Deklarasi itu kemudian berpolemik di tengah masyarakat ketika sejumlah pendukung Anies Baswedan ramai – ramai membantah. Mereka bilang acara itu sengaja disetting kelompok tertentu untuk mencoreng citra Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Bagikan