Hadirkan Praktisi Media, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMI Kuliah di Benteng Fort Rotterdam

UMI
Hadirkan Praktisi Media, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMI Kuliah di Benteng Fort Rotterdam

Terkini.id, Makassar – Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Fakultas Sastra, Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengadakan proses perkuliahan dengan berdiskusi dengan praktisi media, Selasa, 10 Desember 2019, di Benteng Fort Rotterdam, Makassar.

Tujuan dari perkuliahan dengan metode diskusi ini yakni untuk membangun jejaring sekaligus menambah wawasan mahasiswa terkait industri media massa saat ini. Perkuliahan ini juga menjadi kuliah penutup jelang masa final tes.

Reporter TV One, Syamsul Maarif, menjadi pemateri dalam diskusi tersebut. Kepada mahasiswa baru Ilmu Komunikasi, ia membagikan pengalamannya selama menjadi seorang jurnalis.

Selama diskusi berlangsung pemateri banyak menceritakan pengalamannya, memberi tips-tips menjadi seorang reporter, dan memberikan motivasi yang membangun untuk calon-calon jurnalis muda Ilmu Komunikasi UMI.

“Ada 3 hal yang harus dimiliki seorang jurnalis yaitu integritas, totalitas, dan loyalitas. Jangan takut, semua bisa jadi jurnalis atau reporter
sepanjang jadi jurnalis yang benar,” kata Syamsul Maarif.

Baca juga:

Menurutnya, sebagai seorang reporter atau jurnalis harus mengikuti alur, dan punya pedoman sehingga apa saja yang kita lakukan tidak salah.

“Dan bikin medan perangmu sendiri dan kita yang menang di jalan itu,” lanjut pria yang akrab disapa Anchu ini.

Sementara itu, Muhammad Idris S.Sos, M.Si, selaku dosen dari mata kuliah pengantar jurnalistik dan broadcasting Ilmu Komunikasi UMI mengatakan, jangan hadir dalam diskusi ini hanya karena mau absen saja tapi karena ilmu yang kalian kejar.

“Kuliah dalam kelas dengan berbagai teori belumlah sempurna, harus dibarengi dengan melihat dan mendengar langsung pengalaman dari para praktisi media massa,” tegas Bang Idoel, sapaan akrab Muhammad Idris semasa jadi wartawan.

Salah satu mahasiswa yang mengikuti diskusi tersebut, Muh. Fajar, mengatakan, kegiatan seperti ini harus sering diadakan lagi agar mahasiswa bisa merasakan suasana baru dan ini sangat bermanfaat.

“Diskusi seperti ini sangat bermanfaat, karena di situ kita bisa mendapat berbagai informasi terkait dunia jurnalis dan pertelevisian yang dimana menjadi sebuah motivasi kita ke depannya untuk berproses,” ujarnya.

Selain Syamsul Maarif, sejumlah praktisi media juga akan dihadirkan di diskusi selanjutnya, diantaranya Alwi Fauzi (Jurnalis CNN Indonesia), Winda anggareni (Presenter Kompas TV), Ddchan (Direktur Pojok Sulsel), Wiwik Amaluddin (Mantan jurnalis yang kini menjadi PR Pipo Mall), dan sejumlah alumni Ilmu Komunikasi UMI yang sudah berkiprah di berbagai media massa lokal dan nasional.

Citizen Reporter: Uswatun Hasanah

Komentar

Rekomendasi

STIE Nobel Indonesia Bakal Gelar Serial Webinar Kewirausahaan

Mahasiswa dan Petani Panen Jagung di Gowa, Bukti Aktfitas Pertanian Tidak Berhenti, Stok Pangan Terjaga

Masa LFH dimanfaatkan Mahasiswa Polbangtan bersama Petani Laksanakan Kegiatan “Mangubbu Padi”

Mahasiswa Polbangtan Manfaatkan Kegiatan Pendampingan Petani untuk Mengasah Keterampilan dan Keahlian Lapangan

Di Masa Pandemi, Mahasiswa Turut Andil Menjaga Ketersediaan Pangan. Masa LFH Aktif Bantu Petani

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar