Hadirkan Stakeholder Pendidikan se-Sulsel, BBPMP Gelar Refleksi Transformasi Pendidikan Tahun 2022

Hadirkan Stakeholder Pendidikan se-Sulsel, BBPMP Gelar Refleksi Transformasi Pendidikan Tahun 2022

FD
Fachri Djaman

Penulis

“Tetapi pendidikan merupakan tanggungjawab kolektif semua pihak. Untuk itu, mari kita semua dari stakeholder saling bersinergi dan berkolaborasi,” kata Harpansa.

Saat ini, jelas Harpansa, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerapkan program andalan Smart School Andalan. Program ini dirancang Pemprov Sulsel melalui dinas pendidikan untuk meningkatkan pendidikan yang berkualitas.

Hadirkan Stakeholder Pendidikan se-Sulsel, BBPMP Gelar Refleksi Transformasi Pendidikan Tahun 2022
BBPMP Gelar Refleksi Transformasi Pendidikan Tahun 2022

Kehilangan Kesempatan Belajar

Pada kegiatan Refleksi Transformasi Pendidikan tersebut, tampil Direktur Pendidikan Sekolah Dasar Kemendikbudrsitek Dr Muhammad Hasbi, memberikan materi kebijakan pendidikan dari kementerian.

“Kebijakan Merdeka Belajar ini diterapkan Kemendikbud dengan memfokuskan pada tiga kompetensi untuk peserta didik yakni kompetensi membaca, kompetensi matematika, dan kompetensi sains,” ujarnya.

Hasbi dalam presentasinya menerangkan, selama 20 tahun terakhir kualitas pendidikan di Indonesia tidak mengalami peningkatan signifikan.

Baca Juga

“Apalagi saat pandemi covid, peserta didik kita kehilangan kesempatan belajar atau learning loss yang sangat besar. Hal itu ditandai dengan 2 dari 3 anak didik kita belum mencapai kompetensi minimum,” urainya.

Learning Loss yang dimaksudkan Hasbi adalah menurunnya pengetahuan dan keterampilan siswa secara akademis sebagai akibat dari pembelajaran di rumah yang berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

Hasbi melanjutkan selama ini ada tiga dosa besar dalam dunia pendidikan di tanah air, yakni; perundungan, pelecehan seksual dan sikap intoleransi.

“Data berbicara bahwa 24,4 persen peserta didik mengalami perundungan, lalu 22,4 persen mengalami pelecehan seksual. Juga peserta didik kita masih mengalami tindakan intoleransi dengan anak didik lainnya,” kata Hasbi.

Keberadaan program Merdeka Belajar, jelas Hasbi diharapkan memberikan ekosistem yang sebesar-besarnya dalam mengatur proses belajar peserta didik dapat menguasai numerasi dan berkarakter.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.