Haikal Hassan Resmi Dipolisikan, Muannas Alaidid: Kalau Benar Mimpi Ketemu Rasulullah Tidak Perlu Diceritakan

Haikal Hassan Resmi Dipolisikan, Muannas Alaidid: Kalau Benar Mimpi Ketemu Rasulullah Tidak Perlu Diceritakan

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muannas Alaidid mengomentari soal kabar Sekjen HRS Center Haikal Hassan yang resmi dipolisikan Husein Shihab gegara mengaku pernah ketemu Rasulullah SAW.

Lewat cuitannya di Twitter, Selasa 15 Desember 2020, Muannas Alaidid mengatakan bahwa jika memang Haikal Hassan pernah bermimpi bertemu Rasulullah, maka hal itu tidak perlu diceritakan ke orang-orang.

Menurutnya, lebih baik Haikal mempraktekkan mimpinya tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalo bener mimpi ketemu rasulullah itu mestinya tdk perlu diceritakan, tapi dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari,” cuit Muannas Alaidid.

Dalam cuitannya itu, Muannas juga membagikan link artikel pemberitaan berjudul “Haikal Hassan Klaim Mimpi Ketemu Rasulullah, KH. Marzuqi Mustamar: Jangan Dipercaya!!” yang tayang di situs Islami.co pada Senin 14 Desember 2020.

Baca Juga

Dalam artikel pemberitaan itu disebutkan bahwa di media sosial beredar video KH Marzuqi Mustamar yang diduga merespons cerita tentang mimpi Haikal Hassan bertemu Rasul.

Dalam video itu, Kiai Marzuqi mengatakan bahwa umat jangan percaya begitu saja dengan cerita dari kelompok yang mudah berbohong.

“Jangan dipercaya, kelompok itu berkali-kali berbohong. Tempo hari menyebarkan isu, katanya Habib Umar mimpi: Nabi pesan supaya menaati pimpinan mereka,” ujar Kiai Marzuqi.

“Belakangan Habib Umar Yaman mengklarifikasi bahwa dirinya tidak pernah bermimpi seperti itu dan menegaskan bahwa itu adalah kebohongan,” sambungnya.

Sebelumnya, Sekjen HRS Center Haikal Hassan resmi dipolisikan gegara pengakuannya dalam sebuah video yang menyebut bahwa dirinya pernah didatangi Rasulullah SAW.

Pihak pelapor Haikal Hassan tersebut diketahui atas nama Husein Shihab. Ia melaporkan Haikal ke Polda Metro Jaya.

Adapun laporan Husein terhadap Haikal terdaftar di kepolisian dengan nomor LP/7433/XII/YAN.25/2020/SPKT PM tanggal 14 Desember.

“Iya itu dilaporkan mengenai mimpi Rasulullah kemarin. Dia kan bilang kemarin bahwa semua orang yang dalam ceramahnya itu beberapa menit, itu kan bilang semua orang yang berduka itu didatangi sama Rasulullah,” kata Husein Shihab, Selasa 15 Desember 2020, seperti dikutip dari Detik.com.

Menurutnya, ucapan Haikal Hassan yang mengaku pernah didatangi Rasulullah merupakan narasi bohong.

“Itu konteksnya di situ dari narasi satu kalimat itu sudah menurut kita itu udah ada berita bohongnya. Karena nggak mungkin semua orang yang berduka itu didatengi Rasulullah,” ujarnya.

Ucapan bohong tersebut, kata Husein, berpotensi menyesatkan bagi banyak orang.

Ia pun menegaskan, jika ucapan Haikal Hassan itu benar maka harus dibuktikan, tidak hanya sekedar omongan.

“Iya menyesatkan. Menyesatkan orang dengan berita bohong itu. Orang akan percaya dengan berita seperti itu. Padahal kan harus dibuktikan bener nggak omongannya Haikal,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.