Hana Hanifah Belum Sempat Layani Pria Hidung Belang Saat Digrebek

Artis Hana Hanifah. (Foto: IDN Times)

Terkini.id, Jakarta – Hana Hanifah diketahui polisi belum sempat melayani pria berinisial A saat ditangkap. Saat ini, Hana Hanifah cuma ditetapkan sebagai saksi. Bukan tersangka.

Kombes Riko Sunarko, Kapolrestabes Medan mengungkapkan, Hana adalah objek yang ‘diperdagangkan’ dalam kasus ini, meskipun mereka sudah bertransaksi Rp 20 juta.

“Dia objek yang ‘diperdagangkan’,” terang Riko dikutip dari detikcom.

Riko menjelaskan Hana Hanifah bisa berstatus tersangka jika dirinya yang menawarkan diri. Namun sejauh pemeriksaan berlangsung, hal itu tidak terbukti.

“Mungkin aja jika dia aktif menawarkan diri,” tutur Riko.

Menarik untuk Anda:

Terlebih, menurut Riko, Hana Hanifah dan A belum melakukan hal apapun di dalam kamar hotel. Hanya saja, Hana Hanifah memang tidak dalam kondisi berbusana lengkap saat penangkapan berlangsung.

“Jadi perbuatannya ini belum terjadi ketika di dalam itu,” papar Riko.

Polisi memang menjerat salah satu tersangka kasus ini, R, dengan Pasal 2 UU 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Sementara, tersangka lainnya berinisial J masih diburu di Jakarta.

Riko kemudian menjelaskan mengapa J dan R menjadi tersangka. Menurutnya, J berperan aktif menawarkan Hana termasuk ke A.

“Jadi si H ini dia nongkrongnya di kafe itu dengan teman-temannya. Si J ini yang koordinir yang kita duga dia muncikarinya. Dia inilah yang aktif menawarkan itu, mau nggak, mau nggak, mau nggak gitu. Baru si J menawarkan ke sini (A),” ujar Riko.

Sementara itu, R ditetapkan sebagai tersangka karena berperan ‘mengurus’ Hana Hanifah selama di Medan. R diduga dijanjikan uang Rp 4 juta oleh J.

“Si R, ini pengakuannya dia hanya bantu aja. Nanti kalau ada tamu atas nama ini kamu jemput di bandara. Nanti kamu antar. Intinya gitu aja,” ucap Riko.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Aktor India Sameer Sharma Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Depresi

Rachel Maryam Ajukan Isbat Usai 9 Tahun Nikah Siri, Istilah Apa Itu?

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar