Hanya Bagikan Bantuan Minyak Goreng Untuk Rakyat Tertentu, Jokowi Dihujat Netizen: Solusi Ngawur, Gak Adil, Pencitraan!

Terkini.id, JakartaPresiden Jokowi janji akan bagikan bantuan minyak goreng Untuk sebagian rakyat tertentu, kemudian dirinya malah dihujat netizen.

Bantuan langsung tunai atau BLT berbentuk minyak goreng akan dibagikan Presiden Jokowi kepada masyarakat yang terdata atau tertentu saja, artinya tidak semua masyarakat mendapatkan bantuan minyak goreng.

Presiden Jokowi mengumumkan, bahwa bantuan langsung tunai atau BLT berupa minyak goreng itu hanya akan diberikan kepada 20,5 juta masyarakat tertentu atau yang terdata, serta 2,5 juta pedagang kaki lima atau PKL yang berjualan gorengan.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Rumah Sakit Modern di Daerah, Presiden Jokowi: Jangan...

“Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, untuk meringankan beban masyarakat karena naiknya harga minyak goreng,” tulis Jokowi dalam cuitan twitter resminya, @jokowi, pada Jum’at, 1 April 2022.

“Pemerintah akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng bagi 20,5 juta keluarga dan 2,5 juta PKL yang berjualan makanan gorengan,” tulis Jokowi menandaskan.

Baca Juga: Geram Ditekan Untuk Cabut Perkara, Deolipa Yumara: Saya Pengacara Merah...

Kebijakan tersebut ditujukan untuk meringankan beban masyarakat, karena harga minya goreng mengalami kenaikan di pasar internasional. hal tersebut disampaikan pula oleh Presiden Jokowi dalam video yang ia bagikan di unggahan twitter tersebut.

“Kita tahu harga minyak goreng naik cukup tinggi, sebagai dampak dari lonjakan harga minyak sawit di pasar internasional,” ujar Presiden Jokowi dalam video tersebut, dilansir oleh Terkini.id.

Kemudian, unggahan dan cuitan twitter Presiden Jokowi itu menuai banyak sekali komentar positif dan negatif.

Baca Juga: Geram Ditekan Untuk Cabut Perkara, Deolipa Yumara: Saya Pengacara Merah...

Salah satunya ialah komentar yang dituliskan oleh netizen dengan akun twitter @firman_hertz, ia menilai kebijakan Presiden Jokowi tidak adil dan ngawur.

Komentar netizen (twitter @jokowi)

“Gak adil. Solsi ngawur, model pencitraan kaya gitu-gitu terus, Politik Bodong, kalau mau bantu ya bantu seluruhnya,” tulis sang netizen dalam kolom komentar unggahan twitter @jokowi tersebut.

“Bukan besarin subsidinya, biar merata. Kalo model gini, seolah cari pencitraan dan dukungan buat kaum bakul gorengan.. kode lama pak. Basi..,” tulis sang netizen menandaskan.

Bagikan