Terkini.id, Jakarta – Komedian, Mongol yang diketahui sempat menjadi pemuja setan mengaku telah mengharamkan hubungan seksual selama 5 tahun lantaran dirinya tak mau ‘dihantam’ Lucifer.
Hal terkait hubungan seksual tersebut diungkapkan Komedian Mongol dalam video wawancaranya yang tayang di kanal YouTube Three Anomaly, seperti dilihat pada Senin 27 September 2021.
“Gue juga hidupnya belum tentu bener bro. Gue mengharamkan seks selama 5 tahun ini karena salah satunya itu, karena gue enggak mau dihantam oleh Lucifer. Karena Lucifer itu kan seperti flash. Otomatis gue tidak melakukan itu. Terus orang tanya kan bagaimana? Ya, gue nyantai sih bro ngehadapin hidup, gue nyantai sampai sekarang,” ujar Mongol.
Selain hubungan seksual, Mongol juga mengaku enggan menggunakan mobil untuk berpergian. Hingga kini, dirinya memakai motor hingga jalan kaki untuk transportasi.
Menurut Mongol, dengan begitu dia bisa lebih mudah melarikan diri untuk menghindari kelompok sekte pemuja setan.
“Orang tanya, ‘Lu kan udah kaya Mongol, kenapa lu ke mana-mana (naik) motor?’ Gampang melarikan diri. Jadi kalau lu lihat, ih gila dia kan stand up comedy termahal duitnya banyak, kenapa enggak pakai mobil? Kenapa ama motor? Karena gue gampang melarikan diri,” tuturnya.
Mengutip Hops.id, komedian yang populer lewat program Stand Up Comedy itu juga mengklaim dirinya bisa ‘tidak terlacak’ dengan menggunakan tudung keselamatan.
“Jika dikejar di suatu lokasi, gue bisa masuk ke dalam gang-gang. Dan motornya gue suruh berangkat, gue langsung make yang namanya tudung keselamatan itu. Jadi gue seperti dalam sebuah gelembung, dan itu tidak bisa dilacak. Kalau enggak gue nyigil, gue sigil di lantai Imanuel, gue taro bintang. Imanuel gue injek di atasnya. Tertutup itu, enggak bisa dilacak,” jelasnya.
Diwartakan sebelumnya, Mongol mengaku sempat menjadi pemuja setan atau Satanic sebelum dirinya memutuskan menjadi penganut agama kristen.
Dia pun mengungkapkan bahwa sebenarnya menjadi pemuja setan lebih baik dibanding jadi penganut agama.
Pengakuan Mongol tersebut diungkapkan saat ia tampil di Podcast Deddy Corbuzier, beberapa waktu lalu.
Dalam tayangan podcast itu, awalnya Mongol menceritakan perkenalan pertamanya dengan satanic dimulai saat usianya masuk 14 tahun.
Ketika itu, dia bukan hanya menjalankan ritual-ritual tak biasa, melainkan juga turut ‘menghujat’ Tuhan dan menanamkan kebencian terhadap nabi-nabi di agama tertentu.
Menariknya, meski kini sudah ‘bertaubat’ dan memeluk agama Kristen, namun Mongol merasa, satanisme tetap menjadi ajaran yang masuk akal.
Sebab, kata Mongol, kepercayaan tersebut tak menuntut banyak hal seperti agama-agama lainnya. Selain itu, penganut satanisme juga lebih sering membantu sesama.
“Secara unity (kebersamaan) lebih bener, lebih bagus daripada gereja. Karena agama kadang-kadang sering menghakimi, kalau satanic enggak. Satanic baru dinyatakan dosa, kalau penganutnya bodoh. Kalau kita (agama lain) kan dosanya banyak, segala macem. Satanic cuma ada 9 dosa, dan yang utama itu dosa kebodohan,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
