Terkini.id, Jakarta – Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax ramai diperbincangkan setelah harganya resmi dinaikkan hari ini, Jumat 1 April 2022. Seiring dengan kenaikan harga Pertamax, BBM Jenis Pertalite pun mulai sulit di temukan di beberapa SPBU.
Menanggapi kelangkaan BBM jenis Pertalite, Netizen pun menyinggung soal BBM jenis solar yang terlebih dahulu mengalami kelangkaan sebelum harga Pertamax dinaikkan.
Narasi sindiran netizen itu diposting melalui sebuah cuitan di media sosial Twitter Imanaaimana dilihat pada, Jumat 1 Aprtil 2022.
“Pertalite kosong mas? Sabar mbak, Truk tangka bawa pertalite lagi antri di SPBU Solar”, tulis netizen.

Kelangkaan Pertalite ini juga diduga sebagai jalan untuk menaikkan harganya, seperti yang terjadi pada minyak goreng.
- Pertamina Patra Niaga Jamin Ketersediaan BBM dan LPG Meski Cuaca Buruk
- Kabar Gembira, Harga BBM Ini Turun Per 1 November 2023, Cek Lengkapnya!
- Gelar Legal Preventif Program, Pertamina Sulawesi Bahas Penyaluran dan Pendistribusian BBM
- Begini Penjelasan Pertamina Terkait Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Takalar Sulsel
- QR Code MyPertamina Khusus Solar Subsidi Resmi Diberlakukan di 11 Kota
“Mereka udah belajar dari kelangkaan Minyak Goreng. Barang sengaja di kosongkan pas Rakyat teriak, berapa pun harga pasti dibeli karena butuh”, tulis netizen yang lain.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Pertamax yang sebelumnya dibanderol dengan harga Rp 9 ribu rupiah per liter, kini naik menjadi Rp 12.500-13.000 rupiah per liter.
“PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuyaian harga bahan bakar minyak (BBM) umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No.62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minya Umum Jenis Bensin Dan Minyak Solar Yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum”, dikutip dari laman resmi perseroan, Jumat 1 April 2022.
Sementara itu, Pjs Corporate Secretary Pertamina, Irto Ginting mengklaim saat ini sedang mengirimkan beberapa mobil tangka Pertalite untuk mengisi beberapa SPBU yang stok pertalitenya kososng.
Dia memastikan tidak semua SPBU mengalami kelangkaan Pertalite dan meminta kepada masayarakat utnuk tidak panik karena pihaknya akan terus mengontrol pasokan bensin jenis Pertalite tersedia di sejumlah SPBU.
“Jadi masyarakat tidak perlu panik, kalau di situ penuh, coba di tempat yang lain saja. Ini juga saya baru keliling kok wilayah Jakarta sekitar enggak ada antrian yang signifikan”, ujar Irto, dikutip dari laman CNN Indonesia.
Dia juga mengklarifikasi bahwa tidak ada pembatasan stok untuk BBM jenis Pertalite maupun Pertamax, dan semua jenis bensin terus dipasok sesuai dengan kebutuhan masing-masing SPBU.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
