Ia menambahkan, saat ini pemerintah telah menyediakan berbagai metode pengelolaan sampah yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan wilayah, mulai dari teba, eco enzyme, urban farming hingga teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) yang mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif.
“Persoalan sampah berawal dari individu. Karena itu perubahan juga harus dimulai dari individu. Mulai dari diri sendiri, kemudian keluarga, lingkungan sekitar, hingga komunitas yang lebih luas,” tegasnya.
Pada momentum Hari Ulang Tahun Kota Makassar yang akan datang, Pemkot Makassar juga berencana memberikan penghargaan kepada individu, kelompok tani, komunitas lingkungan, hingga perusahaan yang dinilai berkontribusi besar dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman, mengatakan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 melibatkan seluruh unsur masyarakat dan pemangku kepentingan di Kota Makassar.
“Kami melibatkan seluruh unsur yang ada. Harapannya, gerakan ini dapat menyebarkan semangat yang sama kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar menjadi lebih baik ke depannya,” kata Helmy.
- PSMTI Sulsel Apresiasi Cathlyn Yvaine Lesmana dan Seluruh Calon Paskibraka Terpilih 2026
- Wali Kota Makassar Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Semarak Hari Bhayangkara ke-80
- Wakil Ketua DPRD HAR: Pemimpin Harus Menjadi Teladan untuk Mewujudkan Gowa yang Maju dan Berintegritas
- Pegadaian Area Makassar 2 Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bagikan Sembako untuk Masyarakat Gowa
- Libur Sekolah, Asmo Sulsel Ingatkan Orang Tua Utamakan Keselamatan Saat Membonceng Anak
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut melibatkan RT dan RW, lurah, camat, kepala OPD, perusahaan daerah, komunitas lingkungan, hingga sektor swasta yang memiliki perhatian terhadap isu pelestarian lingkungan.
Menurut Helmy, pada hari peringatan tersebut juga dilaksanakan kerja bakti serentak mulai dari Balai Kota Makassar hingga seluruh wilayah kelurahan, RT, dan RW.
“Semua bergerak bersama,” ujarnya.
Helmy menambahkan, rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup akan berlanjut sepanjang Juni melalui berbagai agenda edukatif seperti forum group discussion (FGD), pelatihan, workshop lingkungan, hingga partisipasi dalam pameran lingkungan tingkat nasional yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta.
“Hari Senin nanti kami akan melaksanakan FGD, selanjutnya kami juga akan mengikuti pameran lingkungan yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
