Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengatakan, pihak petugas yang menjaga perbatasan di hari pertama penerapan Perwali Nomor 36 di Makassar masih memberi toleransi terhadap pelanggar.
“Hari pertama ini kita masih relartif soft yah. Jadi yang kita lihat tidak pakai masker kita berikan masker. Kita data bagi yang tidak lengkap berkasnya. Baru kita peringati kalau besok harus wajib lengkap semuanya,” kata Rudy di Posko Covid-19, Senin, 13 Juli 2020.
Saat ini, Pemerintah Kota Makassar resmi memberlakukan pembatasan aktivitas ke luar masuk di Kota Makassar. Aturan tersebut berlaku selama 14 hari ke depan.
Pada hari pertama, Penjabat Wali Kota Rudy turun langsung memantau empat posko pemeriksaan.
Diantaranya posko pembatasan Makassar-Gowa, Jalan Sultan Alauddin, posko Makassar-Takalar, Jalan Barombong, posko Makassar-Maros, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan posko Makassar-Gowa di Samata.
- Pemerintah Pusat Apresiasi Kinerja Pemkot, Makassar Didorong Jadi Percontohan Nasional
- Di Balik Jeritan Siswa Kejadian 23 April 2026, Kasus MBG Terhenti di Tengah Jalan?
- Kanwil DJP Sulselbartra Peringkat Kedua Nasional Pertumbuhan Pelaporan SPT 2025
- Upacara Hardiknas, Bupati Tegaskan Komitmen Pemkab Jeneponto Mencetak Generasi Emas
- XLSMART Gelontorkan Rp200 Juta, 33 Ribu UMKM Perempuan Berebut Modal Pintar 2026
Lantaran pengecekan di perbatasan menimbulkan kemacetan, Rudy meminta maaf kepada seluruh pengguna jalan akibat aktifitas petugas.
Menurutnya, kebijakan penerapan Perwali Nomor 36 tahun 2020 demi kepentingan kesehatan seluruh warga dalam melawan pandemi Covid-19.
“Kami memohon kesabaran warga dengan terganggunya aktifitasnya. Saya juga meminta petugas mempercepat metode pemeriksaan dengan menyuruh petugas memperpanjang titik pemeriksaan di setiap posko,” jelasnya.
Dalam pantauan di posko pembatasan, petugas memberi sanksi sosial bagi warga yang tak menggunakan masker berupah pus up. Hal itu untuk memberikan efek jera agar taat Perwali.
“Sesuai Perwali, warga diwajibkan membawa surat bebas Covid-19. Tapi teman-teman bisa saja melakukan random test kalau kelengkapan berkasnya tidak lengkap dan bila mana petugas melihat ada gejala, seperti suhu tubuhnya,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
