Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Yusran Jusuf mengakui Kota Makassar belum memenuhi kriteria untuk menerapkan tatatanan kehidupan normal baru atau new normal dalam menghadapi Covid-19.
“Syarat kalau di Bappenas saya liat kita belum mencapai ke sana,” ucap Yusran di Posko Gugus Tugas Covid-19, Jalan Nikel Raya, Kamis, 28 Mei 2020.
Untuk menerapkan kenormalan baru, syarat perkembangan Covid-19 menjadi indikator penularan berdasarkan angka reproduksi dasar wabah (R0).
Syarat angka reproduksi wabah menjadi syarat mutlak yang ditetapkan pemerintah. Tolak ukurnya angka reproduksi R0 pada waktu t (Rt) atau angka reproduksi efektif harus di bawah 1.
“Penerapannya harus Rt-nya di bawah 1, nah kita ini masih 1,3. Jadi kita harus intens lagi ditemukan (kasus Covid-19), hasil investigasi pusat, Makassar belum bisa terapkan (new normal),” papar Yusran.
- Indonesian Podcast Festival 2026 Resmi Digelar di Makassar, Hadirkan Podcaster Nasional dan Lokal
- Bangun Makassar Berbasis Evidence, CIDES ICMI Sulsel Siap Kawal Kebijakan Pemkot
- TIM GASTA Tampil Memukau, Formasi Stupa Borobudur Warnai Penurunan Merah Putih di Karebosi
- Local Media Community Bahas Strategi Media Menghadapi Badai Efisiensi di Makassar
- Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar Berakhir, 16 Atlet Bulutangkis Lolos ke Tahap Karantina
Padahal sebelumnya, Yusran sangat optimis untuk segera menerapkan New Normal di Makassar. Namun, kata Yusran, penerapan protokol kesehatan yang sedang dilakukan pihaknya juga berarti penerapan new normal.
“Sebenarnya barang itu sederhana, protokol kesehatan saja. Jadi dimana pun kita berada, kita harus sadar kalau virus ini masih ada,” tutur Yusran.
Kendati demikian, untuk penerapan protokol kesehatan Yusran berharap warga memiliki kekebalan tubuh, sehingga dapat melakukan aktivitas normal di tengah pandemi.
“Mudah-mudahan cepat ada vaksinnya, biar kebal. Selama belum ada, kekebalan diri dulu melalui suplemen nutrisional fungsional namanya,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
