Haru, Honorer yang Viral karena Pakai Sepatu Bolong Dapat Hadiah Motor

Terkini.id, Sukabumi – Seorang guru honorer di Sukabumi, membuat heboh media sosial karena menggunakan sepatu bolong saat ke sekolah.

Para relawan media sosial pun berupaya untuk membelikannya sepatu baru. Menariknya, honorer tersebut bukan cuma mendapat sepatu baru. Dia juga mendapat motor.

Sebuah video menggambarkan momen haru itu menjadi viral di media sosial.
Video itu menceritakan seorang guru honorer bersepatu bolong asal Kabupaten Sukabumi mendapat hadiah sebuah motor baru dari relawan sosial.

Guru honorer itu diketahui bernama Panji Setiaji. Dia mengajar sebagai guru matematika di Kelas IV di SDN Babakan, Cibereum Kota Sukabumi.

Melansir dari detikcom, sudah 6 bulan Panji mengisi harinya mengajar di sekolah tersebut. Untuk menuju sekolah ia harus menempuh perjalanan sejauh 7 kilometer.

Menarik untuk Anda:

“Saya berangkat sekolah pakai motor, tapi motor yang saya punya memang sudah rusak. Kadang-kadang mogok, karena keseringan genjot tuas setarter akhirnya sepatu saya bolong,” kata Panji saat ditemui detikcom di acara amal Peduli Thalasemia, Minggu 26 malam.

Warga Kampung Cisero, RT 2 RW 6, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi itu hidup dalam kesederhanaan.

Sepatu bolong yang dikenakan Panji setia menemani saat menjalankan profesinya sebagai guru. Bukan tanpa alasan Panji tidak segera membeli sepatu baru, gajinya sebulan yang hanya Rp 300 ribu sebagian dia serahkan untuk ibunya.

“Mau nabung juga bagaimana, ada bekal sehari-hari juga habis untuk bensin motor,” tutur Panji.

Rabu (22/1/2020) lalu adalah momen mengharukan untuk Panji sang guru honorer, sejumlah relawan sosial dari Sahabat Kristiawan Peduli (SKP) tiba-tiba datang membawa kejutan ke tempatnya mengajar.

Panji awalnya mengira akan ada upacara yang akan digelar pihak sekolah. Ia tidak menyangka salah seorang relawan memberikan sebuah kotak berisi sepatu baru membuat Panji terharu.

Tidak cukup di situ sebuah kotak kembali diserahkan, kotak itu berisi kaus kaki dan sebuah replika kunci motor. Panji sempat terdiam saat memegang replika kunci motor, sampai kemudian tiba-tiba motor baru meluncur masuk ke halaman sekolah.
Motor itu dibawa Kristiawan Saputra founder SKP yang berboncengan dengan Ema Aini, Ibu dari Panji.

Tangis Panji tak terbendung, pria itu kemudian sujud syukur dan memeluk sejumlah relawan yang ada di lokasi. Ia bersujud dan memeluk kaki ibundanya.

“Momen yang tidak bisa saya lupakan, ini karena doa baik yang selalu mengalir dari ibu. Saya tidak bisa berkata apa-apa saat itu, lutut saya juga sampai gemetaran,” lirih Panji.

Video saat pemberian motor itu viral di berbagai platform media sosial Instagram, Facebook dan aplikasi jejaring pesan singkat. Mayoritas komentar warganet mengaku ikut larut dengan momen mengharukan tersebut.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kasus Ambil Paksa Jenasah Covid-19 di RSUD Daya, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Banjir Bandang Terjang Masamba Luwu Utara, 19 KK Sudah Dievakuasi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar