Masuk

Heboh! habib Husein Ja’far Sebut Al-Qur’an Bolehkan Nikah Beda Agama: Asalkan Dengan Yahudi dan ….

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Publik dibuat geger oleh berita nikah beda agama, kini habib Husein Ja’far Al-Hadar buka suara soal nikah beda agama.

Menurut habib Husein Ja’far Al-Hadar, nikah beda agama diperbolehkan dalam Al-Qur’an bagi laki-laki muslim asalkan dengan wanita ahlul kitab.

Yang dimaksud wanita ahlul kitab adalah wanita yahudi dan nasrani, menurutnya Al-Qur’an memperbolehkan pernikahan tersebut. 

Baca Juga: Habib Husein Jafar: Kopi Minuman Para Kekasih Tuhan

Diketahui bahwa hukum nikah beda agama telah ditentukan oleh Majelis Ulama Indonesia sejak tahun 2005 melalui fatwa MUI yaitu menjatuhi hukum haram terhadap nikah beda agama. 

Namun, kini peristiwa nikah beda agama justru sering terjadi, bahkan akhir-akhir ini kembali viral soal nikah beda agama.

Mulanya soal nikah beda agama menjadi perbincangan hangat publik pasca beredar foto muslimah menikah di gereja, diduga sang mempelai peria adalah non muslim.  

Baca Juga: Seruan Aliansi Aktivis: 18 Oktober jadi Hari Ijazah Palsu Sedunia

Menurut Habib Husein Ja’far Al-Hadar, hukum nikah beda agama tidak boleh bagi wanita beragama islam, namun boleh bagi pria beragama islam dengan syarat mempelai wanita harus ahlul kitab, baik dari yahudi atau nasrani.

“Jadi gini, pada dasarnya kalau yang cewe muslim itu sudah gak boleh, jelas dalam Al-Qur’an,” ujar Habib Husein Ja’far dalam video pendek yang diunggah channel youtube Zaen Media, pada Sabtu, 12 Maret 2022, dengan judul ‘Nikah Beda Agama Habib Ja’far’. 

Kemudian, Habib Husein Ja’far menyampaikan pendapatnya bahwa pria muslim boleh menikah dengan wanita non muslim asalkan dengan syarat mereka adalah ahlul kitab, yaitu beragama yahudi dan nasrani. 

“Kalau cowo yang muslim terus cewenya non muslim itu Qur’an memperbolehkan,” ujar Habib Husein Ja’far melanjutkan.

Baca Juga: Jokowi Perintahkan Mahfud Md Untuk Reformasi Hukum di Indonesia

“Asalkan non muslimnya itu ahlul kitab, kalau enggak yahudi, nasrani,” ujar Habib Husein Ja’far menandaskan.