Heboh Hari Tanpa Celana, Ternyata Begini Awal Mulanya

Hari Tanpa Celana
Hari Tanpa Celana. (Foto: Sindonews)

Terkini.id, Jakarta – Hari tanpa celana dirayakan masyarakat dari berbagai kota di dunia pada Januari 2020. Hari nyeleneh ini sontak membuat heboh media sosial, tak terkecuali netizen Indonesia.

Pada hari tanpa celana, baik pria maupun wanita di beberapa kota besar di dunia tanpa rasa malu tidak mengenakan celana di kereta bawah tanah. Mereka juga tak menghiraukan cuaca dingin yang menyengat.

Lantas, bagaimana awal mula hari tanpa celana ini tercetus? Dilansir dari Detik, Sabtu, 18 Januari 2020, hari nyeleneh ini ternyata berawal dari proyek yang diinisiasi oleh sebuah komunitas kolektif komedi bernama Improv Everywhere.

Komunitas komedi ini berdiri pada 2001 dan dikenal sebagai komunitas  yang kerap membuat proyek-proyek lelucon positif atau prank.

Tujuan dari komunitas Improv Everywhere tak lain dan tak bukan adalah untuk membuat orang kaget sekaligus bahagiam

Selama 15 tahun eksis, komunitas ini telah membuat sekitar 150 proyek lelucon yang secara acak melibatkan sekitar 50 ribu orang pemain

Adapun proyek-proyek tersebut yakni mulai dari menghentikan waktu di Grand Central Terminal, Manhattan, New York City, hingga aksi kelompok orkestra dunia yang dipimpin oleh orang asing, termasuk proyek hari tanpa celana.

Pada proyek hari tanpa celana dari komunitas ini para peserta aksi secara acak menaiki transportasi umum dan pura-pura tak saling kenal. Mereka semua mengenakan mantel musim dingin, topi, syal, dan sarung tangan. Kecuali celana. Sementara, proyek pertama yang dilakukan Improv Everywhete yakni pada 2002 silam.

Aksi ini pertama kali dilakukan pada 2002 di New York City, kemudian menjadi rutin dilaksanakan tiap tahun pada Januari.

Beberapa kota besar di dunia ikut memperingati hari tersebut. Sebut saja Berlin, Mexico City, Boston, dan Tokyo.

Sedangkan di 2020, kota lainnya yang mengikuti aksi tersebut yakni London, Inggris. London Evening Standard menyebut, ‘Acara dimulai di Chinatown, dengan orang-orang tiba masih berpakaian lengkap sebelum kemudian ada aba-aba untuk membuka celana dan menuju stasiun (kereta) Tube’.

Para peserta yang naik kereta tanpa celana ini terbagi ke dalam sejumlah kelompok. Mereka berkeliling kota, dengan berniat menjadikan acara ini sebagai bentuk lucu-lucuan agar orang terhibur. Meskipun kala itu suhu udara di Inggris sedang dingin-dinginnya.

Pihak penyelenggara aksi tersebut meminta agar para peserta tidak membuka busana selain celana atau bertingkah macam-macam di tempat umum. Bagi yang melanggar aturan itu akan dilaporkan ke pihak berwajib.

Komentar

Rekomendasi

Punya Fasilitas untuk 100 Pasien, KRI Soeharso Siap Jemput 74 WNI Kapal Pesiar yang Dikarantina

Lagi, Gadis Sulsel Dilamar dengan Mahar Ditaksir Rp12 miliar

Kenalan di Media Sosial, Ini Alasan Fachry Pahlevi Lamar Putri Bupati Jeneponto dengan Mahar Fantastis

Mahar Pernikahan Putri Bupati Jeneponto dan Anak Bupati Konawe Ditaksir Senilai Rp12 Miliar

Viral, Siswa SMA Ini Menangis Histeris Lihat Kucing Kesayangannya Meninggal Kejang-kejang

Dilamar dengan Mahar 12,5 Hektar Lahan Nikel, Berapa Uang Panaik Anak Bupati Jeneponto?

Pria Gondrong yang Ngamuk di Sekolah Sambil Sebut Nama Menhan ‘Disidang’ Relawan Prabowo

Sinergi bersama Telkom Group, Telkomsel Dukung Gerakan #IndonesiaButuhAnakMuda

Bawa-bawa Nama Prabowo, Pria Ini Ngamuk di Sekolah karena Tak Dikasi Duit

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar