Terkini.id, Makassar – Pihak BMKG Makassar menanggapi prediksi peneliti Belanda di Solar System Geometry Survey (SSGS), Frank Hoogerbeets, yang menyebut bahwa ada kemungkinan terjadi gempa di Sulawesi serta daerah lain seperti Halmahera dan Laut Banda.
Koordinator Bidang Observasi BMKG Makassar, R Jamroni, pun menegaskan bahwa pihaknya tidak menerima prediksi gempa termasuk soal gempa di Sulawesi seperti yang dilontarkan oleh peneliti asal Belanda itu. Sebab, kata dia, bencana gempa sama sekali tidak bisa diprediksi.
“Kami tidak menerima prediksi gempa seperti itu. Gempa itu tidak bisa diprediksi ” kata R Jamroni saat ditemui di Kantor BMKG Wilayah IV Makassar, Jumat 3 Maret 2023.
Menurut Jamroni, bila prediksi Frank Hoogerbeets yang mengatakan bahwa kemungkinan gempa akan terjadi pada tanggal 3 atau 4 Maret 2023 menjadi kenyataan, pihaknya mengungkapkan bangunan-bangunan di Sulsel masih bisa bertahan asalkan didesain dengan kriteria bangunan tahan gempa.
“Bangunan kita tahan gempa, kalau ada gempa, (apalagi kalau) hanya goyang saja, kita masih bisa aman,” ungkapnya.
Kendati demikian, kata Jamroni, penting bagi masyarakat untuk mengetahui bagaimana cara selamat dari gempa, seperti mencari pintu keluar dan berlari ke area terbuka.
Jika terpaksa berada di dalam gedung saat terjadi gempa, pihaknya mengimbau masyarakat untuk melindungi kepala mereka.
Sebagai contoh, saat gempa di Mamuju, Sulawesi Barat, sebagian besar gedung kantor gubernur mengalami keruntuhan pada bagian atap, sedangkan gedung BMKG yang berjarak hanya sekitar 300 meter dari lokasi itu tidak mengalami kerusakan sedikit pun karena didesain sesuai dengan kriteria bangunan tahan gempa.
“Dalam situasi apapun, pentingnya kesiapan dan edukasi masyarakat terhadap bencana gempa,” tuturnya.
Lebih lanjut, Jamroni mengungkapkan bahwa saat ini ada 23 alat pendeteksi gempa bumi yang tersebar di Sulawesi Selatan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
