Heboh Siswa MAN 1 Kibarkan Bendera Tauhid, Menteri Agama Utus Tim Investigasi

Bendera Tauhid
Siswa MAN 1 Sukabumi mengibarkan Bendera Tauhid. (Foto: Twitter)

Terkini.id, Sukabumi – Belum lama ini publik dibuat heboh dengan foto siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sukabumi yang mengibarkan bendera tauhid.

Menaggapi foto heboh tersebut, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Ade Saepudin mengungkapkan foto itu diambil pada Jumat, 19 Juli 2019.

“Pengibaran bendera tulisan tauhid itu dilakukan oleh sejumlah siswa tergabung Keluarga Remaja Islam Majelis Al-Ikhlas atau Karisma,” kata Ade, dikutip dari Detik, Minggu 21 Juli 2019.

“Gambar itu diambil pada Jumat (19 Juli 2019) pagi sebelum kegiatan sekolah. Bagian dari promosi kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti oleh masing-masing siswa kepada para siswa baru yang ikut dalam Masa Orientasi Siswa (MOS) atau di madrasah dikenal dengan sebutan Masa Taaruf Siswa Madrasah (Matsama),” terangnya.

Seementara itu, Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Sukabumi Fahirudin menjelaskan bahwa aksi pengibaran bendera berkalimat tauhid dari siswanya tersebut merupakan tindakan spontan.

“Itu yang mengibarkan siswa kami berinisial MA, dan sekarang sudah selesai. Itu tindakan spontan, dan siswa itu telah membuat pernyataan kepada kami,” kata Fahirudin, dikutip dari CNN Indonesia, Minggu 21 Juli 2019.

Fahirudin juga mengatakan bahwa sejumlah pihak termasuk Kapolres Sukabumi dan MUI juga hadir ke sekolah untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Semuanya sudah clear, tidak seperti yang dipikirkan masyarakat. Besok bahkan, Kapolres akan menjadi pembina upacara di sini,” ujarnya.

Bendera Tauhid
Menteri Agama Lukman utus tim investigasi ke MAN 1 Sukabumi. (Foto: Twitter)

Menteri Agama utus Tim Investigasi ke MAN 1 Sukabumi

Meski sudah dianggap selesai oleh pihak sekolah, namun Kementerian Agama (Kemenag) tetap mengutus tim investigasi guna mengusut penggunaan atribut bendera tauhid oleh sejumlah siswa MAN 1 Sukabumi.

Lewat cuitan di media sosial Twitter-nya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, tim tersebut sudah tiba di lokasi Sabtu, 20 Juli 2019, malam guna langsung melakukan pengecekan dan penanganan.

“Sejak semalam sudah ada tim khusus dari Pusat yang ke lokasi untuk investigasi. Saat ini proses penanganan di lapangan masih berlangsung,” ujar Lukman di unggahan twitternya, Minggu 21 Juli 2019.

Kendati tim telah turun ke lapangan sejak semalam, namun Kemenag Pusat sampai saat ini belum menerima laporan apa pun mengenai kinerja tim investigasi yang bertugas tersebut.

Berita Terkait