Helmi Felis Sebut Soekarno Pemimpin Gagal, Politikus PDIP: Ingin Jumpa Orang yang Cara Berpikirnya Lebih Terbelakang dari Saya!

Helmi Felis Sebut Soekarno Pemimpin Gagal, Politikus PDIP: Ingin Jumpa Orang yang Cara Berpikirnya Lebih Terbelakang dari Saya!

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini, Pengiat media sosial Helmi Felis menyebutkan ‘Soekarno Pemimpin yang Gagal’  disalah satu cuitannya yang sempat menuai sorotan.

Helmi Felis melalui akun media sosial Twitternya mengaku tak seperti kebanyakan orang yang mengangumi Soekarno.

Sontak, cuitan tersebut menuai berbagai reaksi baik dari kalangan netizen dan kelangan pihak, salah satunya politikus PDIP Budiman Sudjatmiko.

Melalui cuitan media sosial twitter, Budiman mengaku geram dan ingin bertemu dengan Helmi Felis.

“Saya ingin ketemu @helmifelis (dan saya yakin bisa ketemu),” ujarnya dari @budimandjatmiko.

Baca Juga

Lebih lanjut, ia mengatakan ingin bertemu dengan orang yang cara berpikirnya lebih terbelakang dari dirinya saat usianya kurang dari 7 tahun.

“Saya ingin jumpa orang yg cara berpikirnya lebih terbelakang dr saya saat usia saya kurang dari 7 tahun (saat itu nama Soekarno kukira nama adiknya kakekku),” ujarnya. Dikutip dari Galamedia. Selasa, 8 Februari 2022.

Budiman lalu menceritakan kisah masa lalunya saat dicap anti Orde Baru dan anti pembangunan.

“Dan setelah saya tahu Soekarno, saya saat itu melawan bahkan guru2 yg memburuk2an namanya. Resikonya? Saya dicap anti Orde Baru, anti pembangunan,” ucapnya.

“Nah saya jd ingin mengenang bgm cara berpikir orang yg tak tahu Soekarno u/ mengenang diriku sebelum usia 7 thn,” sambungnya.

Sebelumnya Pegiat media sosial Helmi Felis, mengemukakan pendapatnya soal tokoh proklamator RI, Soekarno di dunia maya.

Bagi Helmi, Soekarno bukanlah salah satu orang yang dia kagumi seperti kebanyakan rakyat Indonesia.

Tak hanya itu, lanjut Helmi, Soekarno dinilai menjadi sosok yang membuat Indonesia gagal bersatu.

 “Soekarno bagiku salah satu pemimpin yang gagal membuat Indonesia bersatu, bahkan cenderung tercerai berai,” ucapnya.

Dengan lantang, ia pun menyebut Soekarno tidak lebih dari seorang orator ulung, sementara sisanya bukanlah sesuatu yang dapat dinilai.

“Ada banyak orang kagumi beliau. Bagiku beliau hanya orator ulung, tidak lebih,” terangnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.