Terkini.id, Malunda – Seorang ibu hamil asal Dusun Tamerimbi Desa Kabiraan Kecamatan Ulumanda hendak melahirkan dipikul pakai ditandu dari sarung pada Selasa 9 Februari 2021 malam.
Ibu hamil ini ditandu dengan menempuh perjalanan sepanjang 9 kilometer menuju PKM Kecamatan Malunda, Sulawesi Barat.
Meskipun Tamerimbi ini masuk dalam wilayah Kecamatan Ulumanda tapi jarak pengungsian warga tersebut lebih dekat dibandingkan harus ke PKM Ulumanda.
Untuk diketahui, Dusun Tamerimbi Desa Kabiraan Kecamatan Ulumanda ini merupakan salah satu wilayah yang sangat terdampak pasca gempa bumi yang mengguncang Sulbar Jumat 15 Januari 2021 lalu.
Kondisi di wilayah tersebut terisolir karena selain gempa, dusun ini juga dilanda longsor sehingga perkampungan tersebut sangat susah diakses hanya menggunakan roda dua dan berjalan kaki saja.
View this post on Instagram
- MAF Polbangtan Kementa Vol. 7 Edisi 25 Dorong Transformasi Pengendalian OPT Modern untuk Produktivitas Pertanian Nasional
- Yayasan AHM Berikan Penghargaan kepada Tiga Bengkel Binaan Berprestasi
- Perkuat Budaya Keselamatan Laboratorium, Polbangtan Kementan Gelar Workshop Pengelolaan Limbah B3
- New Honda BeAT Tampil Lebih Ekspresif dengan Warna dan Striping Baru
- Hyundai Urip Sumoharjo Hadirkan Promo Menarik New CRETA hingga Akhir Juni, Cashback dan Bunga 0 Persen
Rumah tinggal warga dan fasilitas umum di dusun tersebut porak-poranda dan sudah tidak layak pakai lagi. Olehnya itu, warga di sini mengungsi ke sejumlah titik.
Seperti disebutkan di atas kalau wilayah tersebut terisolir sehingga membuat seorang ibu hamil yang ingin melahirkan itu terpaksa harus dipikul pakai tandu menuju PKM Malunda, dikarenakan jarak tempuh ke PKM Ulumanda rata sangat jauh dibanding ke Malunda.
Ibu hamil yang belum diketahui namanya itu dipikul oleh warga beramai-ramai menggunakan bambu dan kain sarung dengan menempuh perjalanan 9 kilometer melewati perbukitan terjal, gelap, jalan menurun, kondisi jalan juga cukup menantang bahkan ada warga tampak tak memakai alas kaki.
Menurut salah seorang warga Ulumanda, Andi Rame kepada terkini.id, menyampaikan, hal itu terjadi disebabkan oleh susahnya akses ke daerah tersebut ditambah lagi dengan terisolirnya dusun Tamerimbi pasca gempa bumi dan tanah longsor.
“Akses ke dusun Tamerimbi Desa Kabiraan Kecamatan Ulumanda ini sangat susah dan terisolir. Kendaraan roda empat tidak bisa melintas sehingga ibu hamil yang hendak melahirkan itu terpaksa dipikul menggunakan tandu dari sarung “terangnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
