Soal Kasus Holywings, Hotman Paris: Kami Curiga Ada Penyusupan

Soal Kasus Holywings, Hotman Paris: Kami Curiga Ada Penyusupan

I
R
Indah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Hotman Paris Hutapea selaku salah satu investor Holywings memberikan tanggapannya soal kasus penistaan agama yang menimpa klub malam tersebut.

Hotman Paris mengatakan ketika peristiwa poster unggahan minuman alkohol yang menggunakan nama Muhammad dan Maria viral, seluruh manajemen Holywings sedang berada di Bali dan tidak mengetahui soal kasus ini.

“Lagi di Bali karena persiapan peresmian Holywings di Bali. Makanya kami curiga ini jangan-jangan ada penyusupan,” ujar Hotman Paris, dikutip dari gelora.co, Minggu 26 Juni 2022.

Lebih lanjut lagi, Hotman Paris juga mengaku akan melaporkan para staf Holywings yang terlibat dalam pembuatan poster promosi mengandung unsur agama tersebut ke pihak yang berwenang.

“Hampir semua pimpinan perusahaan, direksi, itu di Bali dalam rangka Holywings Canggu Bali mau diresmikan dalam waktu dekat. Jadi kami akan bikin laporan polisi sebentar lagi juga atas oknum pegawai itu. Kami justru mencurigai ini,” kata Hotman Paris.

Baca Juga

Menurut Hotman Paris, bisnis klub malam Holywings sedang berkembang pesat dan memiliki cabang di berbagai provinsi.

Oleh karena itu, Hotman Paris menduga ada pihak yang tidak suka dengan kesuksesan Holywings.

“Justru Holywings berkembang pesat, dan memang kami akui, banyak, ada beberapa kelab atau bar yang berakibat bisnisnya tutup karena Holywings yang sangat berkembang pesat. Jadi kami mencurigai ada oknum, ada penyusupan di sini,” ungkap Hotman Paris.

Untuk itu, Hotman Paris berujar akan menghubungi Polres Metro Jakarta Selatan dan melakukan koordinasi tentang gugatan yang akan diberikan terhadap para staf Holywings ini.

Hotman Paris berencana melaporkan staf Holywings dengan dasar hukum yang baru agar tidak terjadi tumpang tindih dengan Polres Metro Jakarta Selatan.

“Harus koordinasi dulu ke Polres Jakarta Selatan, karena sudah keburu duluan Polres Jakarta Selatan kan. Jadi, kan pasalnya enggak boleh dobel, enggak boleh tumpang tindih, jadi kami mencurigai ada penyusupan di sini oleh perusahaan saingan,” imbuh Hotman Paris.

Hotman Paris juga telah memerintahkan perusahaan pusat Holywings untuk meminta maaf atas kejadian ini walaupun berdasarkan keterangan Hotman Paris, manajemen tidak mengetahui soal poster promosi yang viral tersebut.

“Saya sudah berbicara dengan manajemen direksi dari PT Holywings yang induk ya, intinya minta maaf atas kesalahan dari oknum staf bagian marketing,” imbuh Hotman Paris.

Hotman Paris menjelaskan setelah kasus poster promosi itu viral, direksi langsung meminta keterangan para staf yang bertanggung jawab atas hal ini.

Para staf tersebut berujar bahwa mereka tidak berniat untuk melakukan penistaan agama. Strategi menggunakan nama seseorang dalam minuman alkohol tersebut telah dilakukan oleh cabang Holywings untuk mengundang pelanggan agar datang ke klub malam ini.

“Dari database yang sudah jadi pelanggan Holywings, misal si Ali dan si Ani. Nah itulah ditempelkan di postingan yang bernama Ali dan Ani tunjukkan KTP kamu, kamu akan dapat satu botol gratis. Jadi sudah biasa nama itu diambil dari database,” papar Hotman Paris.

“Sesudah direksi nanya ke staf ini memang mereka tidak maksud menunjukan ke pimpinan agama atau siapa, tapi itu murni kepada oknum perorangan pelanggan dari Holywings,” ulas Hotman Paris.

“Tidak ada niatan untuk menista agama, walaupun manajemen Holywings setelah belakangan mengetahui itu langsung suruh cabut dan itu tetap kami persilahkan, kurang sensitif. Kami tidak membenarkan tindakan itu dan kami setuju dia diproses secara hukum, sudah tersangka sekarang,” lanjut Hotman Paris.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.