Makassar Terkini
Masuk

ILC Dituding Gunakan Narasumber Palsu Dalam Tayangan yang Membahas Corona

Terkini.id, Jakarta – Program acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang ditayangkan secara live tadi malam, Rabu 3 Maret 2020 mendapat protes warga Perumahan Studio Alam Indah, Depok.

Warga Perumahan Studio Alam Indah, mengaku protes lantaran tayangan ILC tersebut menghadirkan seseorang berinisial F yang disebut sebagai tetangga pasien virus corona di Perumahan Studio Alam Indah.

Warga Perumahan Studio Alam Indah tersebut, yakni Anis Hidayah mengungkapkan, narasumber yang dihadirkan oleh TVOne cuma orang yang kebetulan bertamu ke perumahan tersebut.

Anis menjelaskan, bahwa warga Taman Studio Indah memang tidak bersedia datang ke acara ILC tersebut saat diundang.

“Tapi mengapa TV One memaksakan menghadirkan orang yag bukan warga kami dan diklaim sebagai warga kami? apalagi, infor yang disampaikan tidak sesuai dengan realitas,” tulisnya lagi lewat pesan yang tersebar di media sosial.

Dia mengungkapkan, F dalam tayangan ILC itu menyampaikan bahwa di perumahannya pedagang sayur sudah tak berani masuk.

“Itu tidak benar, karena kemarin pagi ada tukang sayur yang masuk,” tulisnya.

Lapor ke Dewan Pers dan Minta TV One Hentikan Siaran Langsung

Dia pun menyampaikan akan melapor ke Dewan Pers dan meminta TV One berhenti melakukan siarang langsung terus menerus di perumaahan Studio Alam Indah tersebut.

Berikut selengkapnya pernyataan Anis Hidayah:

 Menyesalkan TV One

Tadi malam ILC TV One membahas tentang corona. Menghadirkan mba F yang katanya warga perumahan kami, studio alam indah. Yang bersangkutan bukan warga kami, hanya berkunjung ke rumah kakaknya di perumahan kami. Kami memang diundang ke ILC, tetapi kami tidak bersedia datang. Tapi mengapa TV one memaksakan menghadirkan org yg bkn warga kami dan diklaim sbg warga kami? Apalagi info yang disampaikan tdk sesuai dg realitas. Katanya tukang sayur tdk berani lagi masuk ke perumahan kami, itu tidak benar, kmrn pagi ada tukang sayur yang masuk. Katanya mba F tidak kenal dg pasien, ya iyalah dia hanya berkunjung ke perumahan kami.

Untuk diketahui ya, pasien itu warga senior di perumahan kami, terhormat, beliau dosen, seorang penari jawa profesional yang prestasinya mendunia, menerima banyak penghargaan internasional. Tetapi beliau ttp membumi, ramah kpd semua warga, bergaul dan peduli sm kami. Kami sering olah raga bersama, bertanam organik bersama, diskusi dll. So, stop penghakimi pasien. Stop menyebarkan foto2 pasien. Kita doakan bersama semoga kedua pasien segera sembuh dan kembali beraktifitas dan berkumpul dengan kami lagi.

Utk TV one, kami menyesalkan attitude anda. Sebagai media mestinya mengedukasi masyarakat dg informasi yang akurat. Kami warga perumahan akan melaporkan ke dewan pers. Dan mohon berhentilah siaran langsung terus menerus di perumahan kami. Cukup!!!!

Salam
Anis Hidayah
Warga perumahan studio alam indah

ayangan Indonesia Lawyer Club yang digawangi oleh Karni Ilyas tadi malam ternyata menggunakan narasumber palsu.

Hal ini diungkap oleh Anis Hidayah, warga perumahan Studio Alam Indah, Depok, yang membongkar bahwa narasumber F yang disebut sebagai warga perumahan tersebut ternyata sama sekali bukan warga di situ. Narasumber tersebut tidak tinggal atau berdmosili di perumahan Studio Alam Indah Depok. Ia hanya pengunjung di perumahan itu.

Dalam keterangan tertulisnya, Anis Hidayah membeberkan dengan gamblang sebagai berikut.
Tadi malam ILC TV One membahas tentang corona. Menghadirkan mba F yang katanya warga perumahan kami, studio alam indah. Yang bersangkutan bukan warga kami, hanya berkunjung ke rumah kakaknya di perumahan kami. Kami memang diundang ke ILC, tetapi kami tidak bersedia datang. Tapi mengapa TV one memaksakan menghadirkan orang yang bukan warga kami dan diklaim sebagai warga kami? Apalagi info yang disampaikan tidak sesuai dengan realitas. Katanya tukang sayur tidak berani lagi masuk ke perumahan kami, itu tidak benar, kemarin pagi ada tukang sayur yang masuk. Katanya mba F tidak kenal dengan pasien, ya iyalah dia hanya berkunjung ke perumahan kami.

Untuk diketahui ya, pasien itu warga senior di perumahan kami, terhormat, beliau dosen, seorang penari Jawa profesional yang prestasinya mendunia, menerima banyak penghargaan internasional. Tetapi beliau tetap membumi, ramah kepada semua warga, bergaul dan peduli sama kami. Kami sering olah raga bersama, bertanam organik bersama, diskusi dll. So, stop penghakimi pasien. Stop menyebarkan foto-foto pasien. Kita doakan bersama semoga kedua pasien segera sembuh dan kembali beraktifitas dan berkumpul dengan kami lagi.

Untuk TV One, kami menyesalkan attitude anda. Sebagai media mestinya mengedukasi masyarakat dengan informasi yang akurat. Kami warga perumahan akan melaporkan ke Dewan Pers. Dan mohon berhentilah siaran langsung terus menerus di perumahan kami. Cukup!!!

Salam
Anis Hidayah
Warga perumahan studio alam.